Laporkan Masalah

PENGARUH PEMBATASAN PAKAN (FEED RESTRICTION) TERHADAP KECERNAAN NUTRIEN DAN STATUS FISIOLOGI KAMBING BLIGON

ULIL AMRI WIJAYA, Bambang Suwignyo, S.Pt, MP, Ph.D.

2014 | Skripsi | ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kecernaan nutrien pakan dan status fisiologi pada kambing Bligon yang diberi perlakuan pembatasan pakan (feed restriction). Enam ekor kambing Bligon jantan umur rata-rata 12 bulan dengan bobot badan rata-rata 23,6 kg diberi pakan yang terdiri dari hijauan jerami kacang tanah (rendeng) dan konsentrat. Kambing dibagi menjadi 2 kelompok perlakuan. Tiga ekor kambing untuk perlakuan kontrol diberi pakan berdasarkan kebutuhan bahan kering (BK) 3,5% dari bobot badan, dan tiga ekor kambing untuk perlakuan pembatasan pakan dilakukan pembatasan pakan dengan pengurangan pakan 50% dari kebutuhan bedasarkan BK selama 35 hari. Variabel yang diamati adalah kecernaan bahan kering (BK), kecernaan bahan organik (BO), temperatur tubuh, frekuensi respirasi, dan frekuensi detak jantung. Data yang diperoleh dianalisis dengan independent samples T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembatasan pakan berpengaruh nyata (P<0,05) menurunkan kecernaan BK dan kecernaan BO, namun berbeda tidak nyata terhadap temperatur tubuh, frekuensi respirasi, dan frekuensi detak jantung kambing Bligon. Kata Kunci : kambing Bligon, pembatasan pakan, kecernaan, status fisiologi.

This study aimed to determine the digestibility of feed nutrients and physiological status of Bligon goats treated feed restriction. Six Bligon goats average age of 12 months and an average body weight of 23.6 kg were fed of peanut raughes (Rendeng) and concentrated. Goats were divided into 2 treatment groups. Three goats for the control treatment were fed diets based on dry matter (DM) requirements 3.5% of body weight, and three goats for the feed restriction treatment were fed diets with 50% reduction of DM requirement. Feed treatment was conducted for 35 days. The variables measured were dry matter (DM) digestibility, organic matter (OM) digestibility, body temperature, respiration frequency, and heart rate. Data were analyzed by independent samples T-test. The results showed that feed restriction significantly reduced (P<0.05) on the DM and OM digestibility, but not affect significantly on body temperature, frequency of respiration, and heart rate of Bligon goats. Keywords : Bligon goats, feed restriction, digestibility, physiological status.

Kata Kunci : kambing Bligon, pembatasan pakan, kecernaan, status fisiologi.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.