Laporkan Masalah

PEMANFAATAN CITRA ALOS AVNIR-2 UNTUK KAJIAN PENDUGAAN INTRUSI AIR ASIN DI MUARA SUNGAI JAJAR, KABUPATEN DEMAK

VINA NURUL HUSNA, Dr. Nurul Khakhim, M.Si.

2014 | Skripsi | KARTOGRAFI DAN PENGINDRAAN JAUH

Intrusi air asin merupakan suatu fenomena yang sudah sering terjadi namun penelitian tentang intrusi masih sangat minim. Oleh karena itu penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui jarak intrusi air asin dari data penginderaan jauh dan mengetahui keefektifan data penginderaan jauh untuk mendeteksi indikator adanya intrusi air asin. Citra penginderaan jauh tidak dapat langsung memperoleh informasi intrusi air asin tetapi menggunakan pendekatan seperti yellow substance yang mempunyai hubungan kuat negatif dengan salinitas dan pendekatan spektral citra penginderaan jauh. Deteksi adanya yellow substance dari citra penginderaan jauh dengan memanfaatkan transformasi Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) dan memanfaatkan transformasi Lyzenga untuk mengetahui hubungannya dengan salinitas. Citra yang digunakan dalam penelitian yaitu ALOS AVNIR-2 tanggal perekaman 8agustus 2010. Hasil pengolahan citra digital berwujud nilai salinitas kualitatif kemudian dilakukan cek lapangan dan uji laboratorium untuk mengubahnya menjadi nilai salinitas kuantitatif. Analisis statistik korelasi yang dilakukan untuk mengetahui hubungan antara nilai NDVI dengan nilai salinitas air. Nilai hubungan tersebut ditunjukkan dengan nilai korelasi r sebesar -0,65 yang berarti jika nilai NDVI semakin tinggi maka nilai salinitas air semakin rendah. Uji akurasi selanjutnya digunakan untuk mengetahui keakuratan proses pengolahan citra digital dengan kondisi di lapangan dengan menggunakan interval confidency. Hasil dari pengolahan data tersebut menunjukkan bahwa model yang telah dibuat memiliki keakuratan 90% untuk derajat kepercayaan 91%. Hasil cek lapangan menunjukkan Sungai Jajar sudah terjadi intrusi air asin kurang lebih 6,7 km dari muara sungai. Kata Kunci : Intrusi, Muara Sungai, ALOS, Yellow Substance, Lyzenga.

Seawater intrusion is an usual phenomena but research about it is really seldom. So this research has goals for detecting seawater intrusion from remote sensing data and knowing how is the effectiveness of remote sensing data for detecting indicator of seawater intrusion. Remote sensing couldn’t detect information about seawater intrusion directly but its need some approximation like yellow substance. Yellow substance has a negative strong connection with salinity and spectral value approach from remote sensing image. Detection of yellow substance from remote sensing images derived from Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) transformation and using Lyzenga transformation for knowing the correlation between salinity and its pixel value. We use ALOS AVNIR-2 as data from remote sensing image with recording date on 8 august 2010. The result from digital image processing as a qualitative salinity then we should do land surveying and laboratory check for converting it to quantitative salinity. Correlation analysis used to know relations between NDVI and salinity. The result of correlation value is -0,65, it means that NDVI and salinity has a negative strong connections, when the NDVI become higher so the salinity become shorter. Accuracy test is the test for knowing how is the accuracy of digital image processing with the reality now and its using interval confidency. The result shows that the model 90% accurate for confidence degree 91%. The result of land surveying shows that Jajar River has been occurs seawater intrusion along 6,7 km from mouth of river. Keywords : Seawater Intrusion, Estuary, ALOS, Yellow Substance, Lyzenga.

Kata Kunci : Intrusi, Muara Sungai, ALOS, Yellow Substance, Lyzenga


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.