Laporkan Masalah

Peluang karir pekerja industri rokok di kota Malang

NURHASANAH, Siti, Prof.Drs. Kasto, MA

2001 | Tesis | S2 Kependudukan

Tujuan penelitian adalah untuk mengkaji 1) faktor-faktor yang menentukan pencapaian peluang karir 2) diferensiasi berdasarkan penempatan jabatanhidang pekerjaan dan peluang karir 3) diferensiasi berdasarkan persepsi mengenai kepemimpinan. Penelitian dilakukan pada dua Penisahaan Rokok dengan strata Besar di Kota Malang. Dan 150 responden yang diambil secara random sampling, yang dapat diolah 144 responden.. Untuk analisis data digunakan distribusi frekuensi, tabulasi silang dan deskriptif kulitatif. Penelitian ini menemukan, bahwa faktor-faktor yang menentukan peluang karir meliputi umur, pendidikan, senioritas, loyalitas, dan hubiingan kerja. Dari sisi umur dan pendidikan pekerja laki-laki inudah untuk meraih keseinpatan peluang karir. Sedangkan untuk pekerja perempuan lebih banyak mengandalkan loyalitas dan menjalin hubungan kerja untuk mendapatkan keseinpatan peluang karir. Dalain penempatan jabatanhidang pekerjaan, pekeja laki-laki menempati posisi jabatan yang lebih tinggi misal kepala bagian, semuanya ditempati pekerja laki-laki. Pekerja perempuan lebih banyak pada posisi jabatan bagian produksi. Hal ini meniinjukkan bahwa masih terdapat diferensiasi dalam penempatan pekerja. Pekerja perempuan lebih banyak pada posisi jabatan yang rendah karena kesempatannya dibatasi pada posisi tersebuit dan pekerja laki-laki berada posisi jabatan yang lebih tinggi. Berdasarkan peluang untuk peningkatan karir, pekerja laki-laki lebih berpeluang untuk mendapatkan kesempatan peningkatan karir pada posisi jabatan yang lebih tinggi dibanding pekerja perempuan. Hasil penelitian inenunjukkan pekerja laki-laki pada usia inuda 25 - 34 tahun sudah dapat meraih posisi jabatan yang lebih tinggi dibanding pekerja perempuan pada usia 35 - 44 tahun. Bagi pekerja perempuan untuk dapat ineraih posisi jabatan yang lebih tinggi kebanyakan ditentukan oleh faktor loyalitas dan hubungan kerja yang akrab. Mengenai pimpinan, baik pekeqja laki-laki maupuii pekerja perempuan mempunyai persepsi yang sama yaitu mereka lebih senang dipimpin oleh pimpinan laki-laki daripada perempuan, dengan alasan bahwa laki-laki lebih pantas, lebih tegas dan lebih rasional. Hal ini menyebabkan perempuan lebih sulit menjadi pemimpin, meskipun mereka punya kemampuan, karena hainbatan budaya dan idiologi jender yang disosialisasikan oleh masyarakat

This research is airmed to study 1) career opportunity achievement factors. 2) diffemtiation based on career opportunity and duty/function placement 3 ) differentiation based on leadership perception. Location of reasearch are two cigarette factories greatly level at Kota Malang with 144 respondent from turned 150 total employees respondent that determined by propotional random sampling. Data analysis used frequency distribution, Crosstab tabulation, and qualitative description. The research result showed that career opportunities were determined by age, education seniority, loyality, and work relationship factors. The man employee career opportunity can be research easily with age and education factors, while women employee rely on loyality, work relationship factors to reached the career opportunities. At the functiodduty placement, the man employee held higher position such as all of head division are held by man employee, and most women employee held on production function. They were showed differentiation occurred, the man employee held the higher position and most women employee held the lower position because of limited opportunity to get the higher position. While on career achievement opportunities the man employee have a better opportunities at higher position than women amployee. The research result showed that man employee which were 25 - 34 years old have held the higher position than 35 - 44 years old women employee. Also most pf women employee career opportunities were determined by loyalty, and work relationship to reached the higher poosition. Between man and women employee have the same perception about the leadership. They more like were leaded by the chairman, because he was more suitable, distable, distinct, and rational. So difficult to women to be a leader although has abilities, caused by culture and gender ideology resistant which was socialised by general society.

Kata Kunci : Kependudukan, Pekerja Industri Rokok, Peluang Karier


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.