LAKON SUBALI LENA SAJIAN ENTHUS SUSMONO DALAM PERSPEKTIF ETIKA: RELEVANSINYA DENGAN AJARAN MORAL SYAIKH MAULANA ILYAS
Muh. Mukti, S.Kar.N.Sn., Prof. Dr.Lasiyo, MA. MM.
2014 | Disertasi | S3 Ilmu FilsafatPenelitian ini berjudul: Lakon SubaliLena Sajian Enthus Susmono dalam Perspektif Etika: Relevansinya dengan Ajaran Moral Syaikh Maulana Ilyas. Penelitian dilatarbelakangi oleh fenomena ketenaran dalang Enthus Susmana yang kental dengan nuansa islami dalam setiap mendalang. Fenomena itu direlevansikan dengan ajaran dakwah Syaikh Maulana Ilyas. Tujuan Penelitian dirumuskan: Pertama mendeskripsikan pergelaran wayang kulit purwo dengan lakon Subali Lena oleh Enthus Susmana, kedua melakukan analisis kritis atas nilai-nilai etis yang terkandung dalam lakon SubaliLena sajian Enthus Susmana. Ketiga merefleksikan relevansi nilai etis dalam lakon SubaliLena sajian Enthus Susmana dengan ajaran dakwah Syaikh Maulana Ilyas untuk perbaikan moralitas umat dan pelestarian wayang. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dalam bidang filsafat, objek material pertunjukan wayang kulit purwa lakon Subali Lena sajian dalang Enthus Susmono, objek formalnya adalah etika umum. Penggalian data dilakukan dengan cara studi pustaka, pengamatan, dan wawancara, seedang metode metode utama yang digunakan dalam analisis adalah hermeneutika dan heuristika. Unsur metodis umum hermeneutika yang dipakai dalam analisis adalah verstehen, deskripsi, dan refleksi. Hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, pergeleran lakon SubaliLena yang meliputi semua aspek pada hakikatnya masih pada jalur pakem (tradisi pewayangan klasik), hanya ada beberapa pergeseran yang tidak mencolok seperti bentuk kelir, kostum dalang, niyaga dan ungkapan-ungkapan yang Islami mengambil Qur’an dan Hadist, sebagai ciri khasnya. Kedua, lakon Subali Lena mengandung ajaran etis yang adiluhung sebagaimana tercermin dalam dialog tokoh wayang. Ajaran itu terutama antara lain tentang hati nurani yang bisa memberikan petunjuk dalam menentukan sikap, hak dan kewajiban yang didalukan kewajiban, kebebasan dan tanggung jawab yang konsisten, serta keadilan yang ideal. Ketiga, Nilai-nilai etis pertunjukan wayang kulit purwa lakon Subali Lena sajian dalang Enthus Susmono sangat relevan dengan ajaran moral Syaikh Maulana Ilyas, sekaligus relevan pula dengan upaya perbaikan moralitas umat dan pelestarian wayang.
The research entitled: The Story SubaliLena Serving Enthus Susmono in Perspective Ethics: It’s Relevance with Shaikh Maulana Ilyas’ Moral Teachings. The research is motivated by the phenomenon of fame mastermind Enthus Susmana is thick with Islamic nuance in every performer. Phenomenon was tested relevance with preaching the teachings of Shaikh Maulana Ilyas . The research objective was formulated: first describe wayang performance by Enthus Susmana with the story Subali Lena. Second perform a critical analysis of the ethical values contained in the he story SubaliLena Enthus Susmana dish. Third reflecting the relevance of ethical values in the story SubaliLena Enthus Susmana dish with giving spirit Islam of Shaikh Maulana Ilyas for improvementmoral community and the wayang preservation. This research, is philosophy research. The material object in this research is the performance of wayang kulit purwa story the Subali Lena by Enthus Susmono. The formal object in this research is ethics. This research is descriptive-qualitative philosophy research. The main methods used in the analysis is hermeneutics and heuristics. General methodical hermeneutics elements used in the analysis is verstehen, descriptions, and reflection. The following results. First, The story SubaliLena covering all aspects of essentially still on track grip (classical wayang tradition) , there are only a few shifts that are not flashy like form of color , costumes puppeteer , musician and puppeteer expressions are adopted Islam , such as taking reference Al Quran and Hadist. Second , The story Subali Lena contain the valuable ethical teachings as reflected in puppet dialogue. The teachings are about the conscience, rights and obligations, freedom and responsibility and justice. Third , the value of preaching the teachings contained in the The story SubaliLena is very relevant to the teaching mission of Shaikh Maulana Ilyas, a scholar and thinker exemplary preaching the teachings of Islam which many Muslims in Indonesia. Therefore the value of in deployment the The story SubaliLena relevant moral community improvement efforts and the wayang preservation.
Kata Kunci : lakon Subali Lena, dakwah Enthus Susmono dan Syaikh Maulana Ilyas, moralitas religius