PENGEMBANGAN MUSEUM BATAK SEBAGAI ATRAKSI WISATA BUDAYADI DESA TOMOK, KECAMATAN SIMANINDO
SILVA G. SIMANJUNTAK, Yulita Kusumasari, S.T, M.Sc
2014 | Skripsi | PARIWISATAPenelitian ini membahas mengenai pengembangan Museum Batak sebagai atraksi wisata budaya di Desa Tomok. Di dalam penelitian ini akan dianalisis kondisi Museum Batak ditinjau dari aspek-aspek perencanaan pariwisata yaitu wisatawan, pengangkutan, atraksi/objek wisata, fasilitas pelayanan serta informasi dan promosi. Analisis SWOT merupakan teknik yang digunakan untuk menganalisis kekurangan, kelemahan, peluang dan ancaman yang terdapat di Museum Batak sebagai atraksi wisata budaya. Hasil dari penelitian ini adalah berupa strategi dan program-program pengembangan yang bisa diterapkan di Museum Batak untuk mewujudkannya sebagai atraksi wisata budaya komunikatif di Desa Tomok.
This study discusses about the development of Batak Museum as a cultural tourism attraction in Tomok village. In this study, Batak Museum’s condition will be analyzed in terms of tourism planning aspects that are tourists, transportations, attractions, services facilities, and informations as well as promotions. SWOT analysis is a technique used to analyze strength, weakness, opportunity and threat which is found in Batak Museum as a cultural attraction. The results of this study are strategies and programs that can be implemented in Batak Museum to make it as a communicative cultural tourism attraction in Tomok village.
Kata Kunci : Museum Batak, wisata budaya, atraksi budaya, aspek-aspek perencanaan pariwisata, pengembangan, dan analisis SWOT.