Laporkan Masalah

Pendidikan demokrasi dan upaya meningkatkan ketahanan wilayah :: Studi pada kalangan mahasiswa di Kotamadia Surabaya dan Kabupaten Bangkalan

RODIYAH, Hajjah Siti, Drs. Sugiono, MA

2001 | Tesis | S2 Ketahanan Nasional

Tujuan penelitian tentang pendidikan demokrasi dan upaya meningkatkan ketahanan Wilayah, (studi pada kalangan mahasiswa di Kotamadia Surabaya dan Kabupaten Bangkalan), untuk mengetahui: pemasyarakatan pendidikan demokrasi; tingkat ketahanan wilayah; hubungan antara pendidikan demokrasi dan ketahanan wilayah, pengaruh materi, media, metode, tujuan, penilaian pendidikan demokrasi dan sumbangan efektifnya terhadap ketahanan wilayah, kesediaan masyarakat mahasiswa meningkatkan pendidikan demokrasi dalam upaya meningkatkan ketahanan Wilayah, di kotamadia Surabaya dan Kabupaten Bangkalan. Cara penelitian dengan pendekatan penelitian kuanitatif dan kualitatif serta merupakan penelitian sampel yang deskriptif. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive quota random sampling, dengan sampel 600 orang responden, 300 orang di kotamadia Surabaya dan 300 orang lagi di Kabupaten Bangkalan. Cara pengumpulan data dengan kuesioner sebagai metode pokok, beserta angket yang dianalisis butir-butirnya yang semuanya sahih dan andal. Selain itu dengan wawancara sebagai metode pelengkap dan kriterium, serta dengan dokumentasi sebagai metode pelengkap dan penunjang. Teknik pemeriksaan digunakan triangulasi data dan triangulasi metode. Cara analisis data digunakan metode stastistik deskriptif jenis tendensi sentral: mean, median, mode; metode statistik inferensial jenis korelasi Product Moment dari Karl Pearsan dan analisis regresi linier lima prediktor, serta metode non statistik dengan cara berfikir reflektif yang meliputi cara berfikir induktif, deduktif, dan cara interpretative understanding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemasyarakatan pendidikan demokrasi bernilai cukup; tingkat ketahanan wilayah cukup; ada hubungan antara pendidikan demokrasi dan ketahanan wilayah, korelasinya signifikan positif tinggi, meyakinkan, dengan rXY 0,851 di Kotamadia Surabaya dan rXY 0,813 di Kabupaten Bangkalan. Berikutnya materi, media, media, tujuan, penilaian pendidikan demokrasi berpengaruh terhadap ketahanan wilayah, masing-masing diperoleh p = 0,000 berarti sangat signifikan, dan masing-masing memberi sumbangan efektif, meteri 19%, media 16%, metode 16%, tujuan 11%, penilaian pendidikan demokrasi 13%, semuanya memberi sumbangan efektif 75% terhadap ketahanan wilayah, dan kesediaan masyarakat mahasiswa meningkatkan pendidikan demokrasi dalam upaya miningkatkan ketahanan wilayah adalah baik, di kotamadia Surabaya dan di Kabupaten Bangkalan. Kesimpulannya adalah pemasyarakatan pendidikan demokrasi dan tingkat ketahanan wilayah sama, cukup; ada hubungan antara pendidikan demokrasi dan ketahanan wilayah, hubungannya positif, signifikan tinggi, menyakinkan; materi media, metode, tujuan, penilaian pendidikan demokrasi berpengaruh dan memberi sumbangan efektif 75% terhadap ketahanan wilayah; kesediaan masyarakat mahasiswa meningkatkan pendidikan demokrasi dalam upaya meningkatkan ketahanan wilayah adalah baik, di Kotamadia Surabaya dan Kabupaten Bangkalan.

The aims of this research on democracy education and effort to improve regional resilience (a study for student community in Surabaya Municipality and Bangkalan Regency), is to know: the socialization of democracy education; the level of regional resilience; the correlation between democracy education and regional resilience; the influence of the material / content, media, method, objective, evaluation of democracy education and its effective contribution to regional resilience; the student society's willingness to improve democracy education in order to strengthen regional resilience in Surabaya Municipality and Bangkalan Regency. This research adopts quantitative and qualitative approaches and it is a descriptive sample research. The sampling technique used is purposive quota random sampling, with a sample of 600 respondents consisting of 300 in Surabaya Municipality and 300 in Bangkalan Regency. The data collection method is a questionnaire as a primary method, the items in the questionnaire as a instrument are analyzed and they are all valid and reliable. In addition, interview as a criterium and supplementary method; a documentation as a supporting and supplementary method. The triangulation technique used is data triangulation and method triangulation. The data analysis use a descriptive statistical method, as a central tendency: mean, median, mode, use inferential statistical method of Karl Pearson's Product Moment correlation, and a predictor five linear regression analysis, as well as a non statistical method trough reflective thinking method, which includes deductive and inductive procedures and interpretative understanding. The result of the research indicates that socialization of democracy education is adequate; the level of regional resilience is adequate; there is a correlation between democracy education and regional resilience, that is significant, positive, high, to get belief correlation of rXY 0,851 in Surabaya Municipality and rXY 0,813 in Bangkalan Regency. The material / content, media, method objective, evaluation of democracy education give influence to regional resilience, each of them shows p = 0,000 is a very significant contribution and the effective contribution given is as fallows: material / content 19%, media 16%, method 16%, objective 11%, evaluation of democracy education 13%, all of which give an overall effective contribution of 75% to regional resilience; and the student community's willingness to improve democracy education in order to strengthen regional resilience to get a good value, in Surabaya Municipality and Bangkalan Regency. The conclusion is that the socialization of democracy education and the level of regional resilience is adequate, there is a correlation between democracy education and regional resilience, it is significant, positive, high, to get belief correlation; the material / content, media, method, objective, evaluation of democracy education give influence and give an overall effective contribution of 75% to regional resilience; the student community's willingness to improve democracy education in order to strengthen regional resilience to get a good value in Surabaya Municipality and Bangkalan Regency.

Kata Kunci : Pendidikan Demokrasi, Ketahanan Wilayah, Democracy Education, Regional Resilience


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.