KONSTRUKSI HUKUM PEMBERIAN KUASA PENGELOLAAN JALAN TOL (STUDI KASUS JALAN TOL SURABAYA-GRES|K)
Maria Magdalena Edi Hardani, Taufiq El Rahman, SH, M Hum
2014 | Tesis | S2 Magister HukumPenelitian tentang Konstruksi Hukum Pemberian Kuasa Pengelolaan Jalan Tol (Studi Kasus Jalan Tol Surabaya – Gresi) bertujuan untuk mengetahui apakah pemberian kuasa dalam pengelolaan jalan tol Surabaya – Gresik dapat dikonstruksikan sebagai Join Operational Agreement dan implikasi yuridis terhadap pemberian kuasa semacam itu. Untuk memperoleh data dilakukan penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan. Responden dalam penelitian ini adalah pihak pemberi kuasa dan dua penerima kuasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perjanjian pemberian kuasa memberi kewenangan kepada penerima kuasa, bersama-sama dengan pemberi kuasa untuk mengelola jalan tol dengan cara membentuk badan usaha baru. Ada konsesi untuk jangka waktu 25 tahun untuk mengelola jalan tol sebelum diserahkan kepada pemegang kewenangan
Research on construction law granting authority of the highway management ( study case of the highway Surabaya - Gresik) is to aim to know whether the granting authority in the management of the highway Surabaya – Gresik can be constructed as Join Operational Agreement and juridical implication for granting such authority. To acquire the data research did with library research and field research. Respondent of this study is the giver of power and the power of two receivers. The conclution of this research showed that the agreement of the giver power to give the authority to receiver power. Together with the giver power to manage the highway by build a new business entity. There is a consession for 25 years to manage the highway before given to the authority holder.
Kata Kunci : Konstruksi hukum, pemberian kuasa, jalan tol