PERLAKUAN PENCABUTAN SPESIES GULMA DOMINAN TERHADAP PERUBAHAN KOMUNITAS GULMA DI LAHAN TANAMAN BUDIDAYA KP4 UGM BERBAH, SLEMAN, YOGYAKARTA
MUHAMAD MATDOAN, S.Pd, Dr. Retno Peni Sancayaningsih, M.Sc.
2014 | Tesis | S2 BiologiGulma merupakan tumbuhan yang hidup pada tempat yang tidak dikehendaki, hal itu dapat berarti tumbuhan tersebut merugikan baik secara langsung atau tidak langsung. Secara ekologi, gulma mempunyai peranan sebagai pelindung permukan tanah dari erosi, mengurangi kecepatan air, serta kehilangan unsur hara yang tersimpan dalam tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari komposisi, distribusi jenis-jenis gulma di lahan tanaman jagung (Zea mays L.), asosiasi antar jenis-jenis gulma, mempelajari perubahan cacah individu jenis-jenis gulma dominan-kodominan. Ditentukan area penelitian dengan panjang 86 m dan lebar 22 m, mendistribusikan kuadrat plot berukuran 1 m x 1 m sebanyak 15 plot, selanjutnya dibagi menjadi 5 plot jenis gulma dominan, 5 plot jenis gulma kodominan dan 5 plot jenis kontrol. Analisis sampel dengan menggunakan kuadrat plot yaitu Densitas, Densitas relatif, Frekuensi, Frekuensi relatif dan Nilai penting, analisis asosiasi dengan menggunakan Kuadrat Observed dan Kuadrat Expected. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengamatan awal jenis gulma Cyperus sp lebih dominan dibandingkan jenis gulma lainya dengan nilai penting sebesar 42,81, ulangan I nilai NP sebesar 36,75, ulangan II NP sebesar 27,06 dan ulangan III NP sebesar 29,96. Untuk plot kontrol, jenis gulma Cyperus sp tetap dominan namun dalam proses perubahan tidak stabil, pengamatan pertama dan ulang III, hasilnya hampir sama yaitu 27,2 dan 27,6 pengamatan II dan IV terjadi perubahan atau cacah individunya bertamba yaitu 29,8 dan 28,2 Hasil analisis asosiasi jenis-jenis gulma menunjukan nilai kuadrat teramati (Kuadrat observed) dan nilai kuadrat yang diharapkan (Kuadrat expected) adalah 0 (nol) sama, sehingga disimpulkan independen.
Weed is plant living in undesired place. It means the plant may damage directly or indirectly. In ecological perspective, weed plays role of protecting land surface from erosion, decreasing water speed, and preventing lost of nutrient in the soil. The research was intended to study composition and distribution of weed species in corn (Zea mays L.) area, association between weeds species, and change in number of individual of dominant-codominant weed species. Research area was determined with 86 m long and 22 m width. 15 plots with dimension of 1m x 1m were distributed, then divided into 5 plots of dominant weed species, 5 plots of co-dominant weeds species, and 5 plots of control. Sample was analyzed using plot square including density, density relative, frequency, relative frequency and importance. Association was analyzed using observed square and expected square. The result indicated that in early observation weed Cyperus sp is more dominant than other weeds species with importance value of 42.81, importance value at repetition I, II, and II are 36.75, 27.06, and 29.96, respectively. For control plot, Cyperus sp is sill dominant but in change process is not stable. First observation and repetition III have almost same value (27.2 and 27.6) while in observation II and IV number of individual add to 29.8 and 28.2. Analytical result of weed species association indicted that observed square and expected square is 0, so they are independent.
Kata Kunci : Pencabutan, Gulma Dominan, Perubahan komunitas, KP4 UGM