Laporkan Masalah

Kemitraan Pemerintah-Swasta dalam Pelaksanaan Program Gerbangmastra di Kabupaten Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara

La Ode Mustafa Muchtar, Drs.,M.Si., Prof. Nunung Prajarto, MA, Ph.D

2014 | Disertasi | S3 Penyuluhan dan Komunikasi Pembangunan

Ketertinggalan pembangunan sebagai bentuk permasalahan komunikasi pembangunan. Kesenjangan komunikasi pemerintah dengan seluruh pemangku kepentingan pembangunan menyebabkan pelaksanaan pembangunan tidak berjalan komprehensif dan terpadu, sehingga program-program pembangunan seringkali mengalami kegagalan dalam pencapaian tujuan. Penelitian ini mengkaji kemitraan pemerintah-swasta dalam pelaksanaan program Gerbangmastra di Kabupaten Kolaka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pelaksanaan kemitraan pemerintah-swasta dalam pelaksanaan program Gerbangmastra, serta menganalisis sejauhmana pelaksanaan kemitraan pemerintah-swasta yang didukung partisipasi masyarakat dapat mendorong keberhasilan pelaksanaan program Gerbangmastra. Penelitian ini menggunakan kombinasi pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Sampel masyarakat pada pendekatan kuantitatif dipilih dengan teknik multistage random sampling sebanyak 266 orang. Sedangkan informan yang diwawancarai dalam pendekatan kualitatif sebanyak 20 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan pelaksanaan program Gerbangmastra yang meliputi tingkat produktifitas kerja program, pencapaian sasaran program dan kepuasan masyarakat cukup baik, karena didukung pelaksanaan kemitraan pemerintah-swasta dan partisipasi masyarakat yang cukup baik. Pelaksanaan kemitraan pemerintah-swasta yang disosialisasikan kepada masyarakat berpengaruh terhadap partisipasi masyarakat dan keberhasilan pelaksanaan program Gerbangmastra. Partisipasi masyarakat berpengaruh terhadap pencapaian keberhasilan pelaksanaan program Gerbangmastra. Pelaksanaan kemitraan pemerintah-swasta yang didukung partisipasi masyarakat berpengaruh terhadap keberhasilan pelaksanaan program Gerbangmastra di Kabupaten Kolaka.

Underdevelopment as a form of development communication problems. Communication gaps between the local government with all stakeholders of development led to the implementation of development does not run a comprehensive and integrated, so that the implementation of development often failed in achieving goals. This research assesses public-private partnership in the implementation of the Gerbangmastra program in Kolaka regency. This study aims to analyze how the implementation of public-private partnership in the implementation of the Gerbangmastra program, and analyzes the extent of implementation of publicprivate partnership are supported community participation can encourage the successful implementation of the Gerbangmastra program. This research uses a combination of quantitative and qualitative approaches. The sample of communities on a quantitative approach had chosen with multistage random sampling tehnique as many 266 persons. 20 persons as informants were interviewed in a qualitative approach. The results showed that the successful of the implementation of Gerbangmastra program both from aspects a work productivity of program, the achievement of program targets and community satisfaction are enough good, because supported by implementation of public-private partnerships and community participation that enough good. Implementation of public-private partnership that socialized to the community effected to the community participation and successful of the implementation of Gerbangmastra program. Community participation effected to the achievement of the successful of the implementation of Gerbangmastra program. Implementation of public-private partnership were supported by community participation effected to the successful of the implementation of Gerbangmastra program.

Kata Kunci : kemitraan pemerintah-swasta, partisipasi masyarakat, program gerbangmastra, Kabupaten Kolaka


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.