PERSEPSI WISATAWAN MANCANEGARA TERHADAP KUALITAS OBJEK DI CANDI PRAMBANAN SLEMAN YOGYAKARTA
KARTIKA F. NIEAMAH, Dr. Ir. Djoko Wijono, M.Arc.
2014 | Tesis | S2 Magister Kajian PariwisataCandi Prambanan merupakan kompleks candi Hindu terbesar di Yogyakarta. Candi Prambanan merupakan salah satu ikon pariwisata kota Yogyakarta. Pada tahun 1991, Candi ini adalah situs warisan budaya yang diakui oleh UNESCO. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara. Oleh karena itu, pengelola harus memperhatikan kualitas objek yang ada di candi Prambanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan persepsi wisatawan mancanegara sebelum berkunjung dan menganalisis serta mendeskripiskan persepsi wisatawan terhadap kualitas objek candi Prambanan guna mengetahui keinginan pasar. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan mengaitkan tiga variabel, yaitu variabel persepsi sebelum berkunjung, ekspektasi dan persepsi terhadap kualitas objek. Teknik pengambilan data pada persepsi wisatawan sebelum berkunjung dengan menggunakan wawancara mendalam terhadap calon wisatawan atau wisatawan yang berkunjung, sedangkan pada persepsi terhadap kualitas objek dengan cara wawancara mendalam terhadap wisatawan yang berkunjung, wawancara pengelola serta observasi. Analisa data pada persepsi sebelum berkunjung dilakukan wawancara mendalam sedangkan persepsi wisatawan mancanegara terhadap kualitas objek dilakukan wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Proses analisis data yaitu melakukan pengumpulan data (wawancara mendalam, observasi, dokumen) lalu dilakukan reduksi data, pengkodean sesuai dengan parameter dan indikator serta penafsiran. Uji keabsahan dilakukan dengan menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi wisatan sebelum berkunjung adalah candi Prambanan indah, memiliki arsitektur yang unik, dan memiliki sejarah yang menarik. Motivasinya adalah kebutuhan rasa ingin tahu. Ekspektasinya adalah berharap dapat melihat kemegahan candi, dapat mempelajari perbedaan arsitektur Hindu dan Budha, berharap candi yang akan dilihat akan lebih besar dari yang dibayangkan, dan dapat menyaksikan kompleks candi yang besar. Sedangkan persepsi setelah berkunjung adalah memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi, memiliki legenda yang menarik, candi Prambanan memiliki kompleks candi yang besar walaupun banyak candi yang hilang namun tidak mengurangi keindahan, memiliki arsitektur yang sangat unik dan menarik, kompleks candi Prambanan terorganisasi dengan baik. Candi Prambanan juga aman, nyaman, bersih, indah seperti taman kota. Dengan demikian, perbandingan persepsi dan ekspektasi wisatawan sebelum dan sesudah berkunjunga dalah sesuai atau bahkan melebihi ekspektasi.
Prambanan is the largest Hindu temple complex in Yogyakarta. Prambanan temple is one of the Yogyakarta tourism icons. In 1991, this temple is a cultural heritage site recognized by UNESCO. This case be the main attraction for foreign tourist. Therefore, the manager should pay attention to the quality of the existing object in the Prambanan temple. This study aims to analyze and describe the foreign tourist perception before visiting and to analyze and describe the tourist perception on the quality object of Prambanan temple to determine the market demand. The method used is qualitative by linking three variables, ie before visiting perception, expectation and perception on the object quality variabel. Technique for taking data on the tourist perception before visiting and expectation are using in-depth interview to the tourist who visit, while in the perception of object quality is using in-depth interview to the tourist who visit, interviewing the manager and observation. I conducted in-depth interview on perception of data analysis before visiting, while in the tourist perception of object quality conducted-depth interview, observation and documentation. The process of data analysis is data collection (in-depth interviews, observations, documentation) then conducted data reduction, coding in accordance with the parameters and indicators and interpretation. Validity test is conducted by using source triangulation. The results showed that the perception of tourists before visiting is Prambanan temple is beautiful, has a unique architecture, and has an interesting history. The motivation is need of curiosity. The expectation is hoping to see the grandeur of the temple, to study the difference of Hindu and Buddhist architecture, hoping the temple that will be seen will be greater than imagined, and can see the huge temple complex. While perceptions after visiting is has very high historical value, has an interesting legend, Prambanan temple has huge temple complex despite many temples were missing but does not reduce the beauty, the architecture has a very unique and interesting, Prambanan temple complex is well organized. Prambanan temple is also safe, comfortable, clean, beautiful like a city park. Thereby, comparison of tourist perception and expectation before and after visiting is appropriate or even exceed the expectation.
Kata Kunci : persepsi wisatawan mancanegara sebelum berkunjung, ekspektasi, persepsi wisatawan terhadap kualitas objek candi Prambanan, perception of foreign tourist before visiting, expectation, tourist perception on the Prambanan temple object quality