Peran Metode Dongeng “Aku Anak Hebat†dalam Meningkatkan Pengetahuan Anak Usia Dini Mengenai Karakter Tangguh
RATNA MUSTIKA HANDAYANI, Dr. Wisjnu Martani, SU., Psi
2014 | Tesis | S2 Magister Profesi PsikologiAnak-anak mengalami banyak hal yang menantang dalam kesehariannya, terutama ketika mereka mulai memasuki prasekolah, namun sebagian anak-anak cenderung mudah mengeluh dan menyerah ketika menghadapi kesulitan dalam menjalani aktivitasnya sehari-hari. Oleh karena itu, sangat penting untuk menanamkan nilai-nilai ketangguhan sejak usia dini agar tercipta generasi penerus bangsa yang pantang menyerah, sabar, dan tekun, serta memiliki motivasi tinggi dalam menghadapi tantangan. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menanamkan nilai-nilai ketangguhan pada anak usia dini adalah melalui dongeng. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Metode Dongeng “Aku Anak Hebat†dapat meningkatkan pengetahuan anak usia dini mengenai karakter tangguh. Hipotesis yang diajukan yaitu terdapat perbedaan tingkat pengetahuan mengenai karakter tangguh antara anak-anak yang memperoleh Metode Dongeng “Aku anak Hebat†dengan anak-anak yang tidak memperoleh Metode dongeng “Aku Anak Hebat.†Anak-anak yang memperoleh Metode Dongeng “Aku Anak Hebat†memiliki tingkat pengetahuan mengenai karakter tangguh yang lebih tinggi dari pada anak-anak yang tidak memperoleh Metode Dongeng “Aku Anak Hebatâ€, dan terdapat peningkatan pengetahuan mengenai karakter tangguh pada anak-anak setelah mereka memperoleh Metode Dongeng “Aku Anak Hebat.†Subjek dalam penelitian ini terdiri dari 20 anak TK B berusia 5-6 tahun, baik anak laki-laki maupun perempuan. Subjek penelitian dibagi menjadi kelompok kontrol dan kelompok eksperimen, masing-masing kelompok terdiri dari 10 anak. Hipotesis penelitian yaitu Metode Dongeng “Aku Anak Hebat†dapat meningkatkan pengetahuan anak usia dini mengenai karakter tangguh. Desain eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah untreated control group design with dependent pretest and posttest samples. Hasil analisis data dengan menggunakan Anava mixed design menunjukkan bahwa Metode Dongeng “Aku Anak Hebat†dapat meningkatkan pengetahuan anak usia dini mengenai karakter tangguh. Anak-anak yang memperoleh Metode Dongeng “Aku Anak Hebat†memiliki pengetahuan yang lebih tinggi mengenai karakter tangguh dari pada anak-anak yang tidak memperoleh Metode Dongeng “Aku Anak Hebatâ€, p = 0,00 (p<0,05). Selain itu, hasil analisis juga menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan anak usia dini mengenai karakter tangguh setelah mereka memperoleh Metode Dongeng “Aku Anak Hebatâ€, p = 0,00 (p<0,05). Besarnya sumbangan efektif Metode Dongeng “Aku Anak Hebat†terhadap peningkatan pengetahuan anak usia dini mengenai karakter tangguh adalah 96,1%.
Children get a lot of challenging things in their daily life, particularly when they start going to their pre-school. However, most of them tend to complain and give up when they have to face up the difficult situasion in their daily activities. Therefore, it is important to embed hardiness values when they are still very young in order to create the nation next generations who are stand fast, patient, and dogged, as well as have high motivation in facing up challenging. One of the methods that can be done in embedding the hardiness values to the early childhood is through storytelling. This research is to get to know whether storytelling method “I am a marvelous kid†is able to improve the knowledge of the early childhood regarding the hardiness character. The hyphotesis is there is the distinction of the knowledge level in contact with the hardiness character between the children who obtain storytelling method “I am a marvelous kid†and the children who do not obtain the storytelling method “I am a marvelous kidâ€. The children who obtain the storytelling method “I am a marvellous kid†have the level of knowledge regarding the hardiness character higher than those who do not obtain the storytelling method “I am a marvellous kidâ€, and the children who obtain the storytelling method “I am a marvelous kid†improve their knowledge in the contact with hardiness character. The participants of this research were 20 kindergarten children from class B whose age are between 5-6 years (boys and girls). The research participants were divided into control and experiment group, which each group consisted of 10 children. The hyphotesis of this research is The storytelling method “I am a marvelous kid†is able to improve the knowledge of the early childhood regarding the hardiness character. The design of the experiment used in this research was untreated control group design with dependent pretest and posttest samples. The result of data analysis which was used Anava mixed design show that the storytelling method “I am a marvelous kid†is able to improve the knowledge of early childhood regarding the hardiness character. The children who get the storytelling method “I am a marvelous kid†have the higher knowledge regarding the hardiness character than those who do not get storytelling method “I am a marvelous kidâ€, p=0,00 (p<0,05). Besides that, the result of the analysis shows that there is the improvement of the early childhood knowledge regarding the hardiness character after they get the storytelling method “I am a marvelous kidâ€, p=0,00 (p<0,05). The contribution of the effectiveness of the storytelling method “I am a marvelous kid†towards the improvement of the early childhood knowledge regarding the hardiness character is 96.1%.
Kata Kunci : Dongeng, Karakter Tangguh, Anak Usia Dini