INTERAKSI PEMBUDIDAYA DALAM DEMONSTRASI PLOT PADA PROGRAM DIVERSIFIKASI KOMODITAS IKAN NILA DI KABUPATEN PANGKAJENE DAN KEPULAUAN
Mega Ardina, Budi Guntoro, S.Pt., M.Sc., Ph.D.
2014 | Tesis | S2 Penyuluhan dan Komunikasi PembangunanPenguasaan teknologi khususnya untuk budidaya tambak sangat dipengaruhi oleh banyaknya informasi yang dibutuhkan untuk kemajuan usaha tambak, salah satunya didapatkan dari interaksi antarpembudidaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis interaksi antarpembudidaya di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, serta menganalisis faktor-faktor internal dan eksternal yang berkorelasi dengan interaksi antarpembudidaya dalam program Diversifikasi Komoditas Ikan Nila di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif berdasarkan wawancara dengan kuesioner terhadap 36 pembudidaya yang terlibat dalam demonstrasi plot pada program Diversifikasi Komoditas Ikan Nila di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Tingkat interaksi diukur menggunakan empat indikator yaitu kuantitas interaksi; pertukaran informasi dan pengalaman; kerja sama; dan proses pemunculan ide-ide pengembangan untuk usaha tambak. Untuk mengetahui hubungan antara interaksi dengan faktor-faktor yang berkorelasi digunakan analisis korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antarpembudidaya dalam demonstrasi plot berada dalam tingkatan sedang. Selain itu, faktor-faktor yang berkorelasi dengan interaksi adalah motivasi pembudidaya dalam berinteraksi dan sikap pembudidaya terhadap demonstrasi plot. Untuk faktor umur, luas lahan, status kepemilikan lahan, peran pendamping, dan besarnya insentif tidak berkorelasi terhadap interaksi antarpembudidaya dalam demonstrasi plot pada program Diversifikasi Komoditas Ikan Nila.
The farmers’ ability to use technology in aquaculture is closely related to the amount of information they need for their ponds development, one of which is obtained from the interaction among farmers. This study aims to analyze the interaction among farmers in Pangkajene and Kepulauan Regency, as well as to analyze its internal and external factors that are correlated to the interaction among farmers in conducting the Tilapia Fish Commodity Diversification Program in Pangkajene and Kepulauan Regency. The method used in this study was a descriptive analysis based on interviews and questionnaires to 36 farmers involved in the plot demonstration on Tilapia Fish Commodity Diversification Program in Pangkajene and Kepulauan Regency. The rate of interaction was measured by using four indicators consisting of the quantity of interaction; the exchange of information and experiences; cooperation; and the emergence of ideas for the development of pond holding. Rank Spearman correlation analysis was used to determine the relationship between internal external factors and interaction among farmers in the program. The study showed that the interaction among farmers during the plot demonstration was in the medium level and the factors that were correlated to the interaction included motivation of the farmers to interact and their attitude towards the plot demonstration. However, other factors such as age, land area, land tenure, role of the companion and rate of the incentive did not have any correlation to the interaction among the farmers in the plot demonstration of Tilapia Fish Commodity Diversification Program.
Kata Kunci : Interaksi Pembudidaya, Demonstrasi Plot, Program Diversifikasi Komoditas Ikan Nila, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan