DAYA DUKUNG LINGKUNGAN DAN STRATEGI PENGELOLAAN KAWASAN PARIWISATA PANTAI GLAGAH KABUPATEN KULON PROGO
Angga Budi Kusuma, Dr. Andri Kurniawan, S.Si., M.Si.
2014 | Tesis | S2 GeografiPenelitian ini bertujuan (1) mengidentifikasi potensi sumber daya wisata di Pantai Glagah; (2) mengidentifikasi daya dukung lingkungan untuk kegiatan pariwisata dengan memperhatikan kebutuhan kegiatan pariwisata Pantai Glagah; (3) menyusun strategi pengembangan pariwisata kawasan Pantai Glagah agar sesuai dengan daya dukung lingkungannya. Penelitian ini menggunakan sumber data primer dan sekunder. Data primer yang dikumpulkan adalah persepsi wisatawan dan kualitas air. Pengumpulan data terhadap wisatawan menggunakan kuesioner dimana wisatawan memberikan penilaian harapan dan fakta kepada tiap aspek wisata di Glagah. Sumber data sekunder yang digunakan adalah citra google earth untuk data penggunaan lahan, data kunjungan terakhir untuk menentukan kebutuhan wisata di Glagah dan dokumen lainnya. Daya dukung yang dihitung antara lain daya dukung lahan, air, dan udara. Pengukuran daya dukung atraksi wisata meliputi daya dukung pantai, laguna untuk berperahu, laguna untuk renang, laguna untuk jalan-jalan, daya dukung Sungai Serang, dan daya dukung wisata agro. Sedangkan untuk daya dukung fasilitas yang dihitung adalah daya dukung parkir dan penginapan Hasil penelitian menunjukan bahwa Glagah memiliki potensi sumber daya wisata yang belum dikembangkan. Masih luas lahan yang tidak produktif dan terdapat beberapa atraksi yang belum dikembangkan. Terdapat tiga potensi pengembangan wisata di Glagah yaitu potensi pengembangan wisata alam, budaya, dan minat khusus. Daya dukung udara dan lahan mencukupi kebutuhan di Glagah sedangkan daya dukung air tidak. Hal ini juga ditandai dengan beberapa air sumur yang payau. Pada keenam atraksi wisata semua daya dukungnya mencukupi. Daya dukung terbesar adalah daya dukung atraksi Sungai Serang, sedangkan yang terendah adalah daya dukung atraksi renang. Untuk daya dukung fasilitas, fasilitas parkir mencukupi sedangkan untuk penginapan tidak mencukupi. Pengembangan wisata di Glagah selain mempertimbangkan aspek wisata berdasarkan penilaian wisatawan juga mempertimbangkan hasil daya dukung wisata.
This study aims to (1) identify potential tourism resource at Glagah Beach; (2) Identify environmental carrying capacity with attention to Glagah tourism needs; (3) Arrange tourism development strategic of Glagah Beach area to meet it’s environmental carrying capacity. This study used primary data resources and secondary data resources. Primary data resources collected are consisted of tourism perception and water quality. Data mining from tourists used questionnaire which tourists gave hope and fact valuation for every tourism aspects at Glagah. Secondary data resources consisted of google earth image for land uses data, visiting record and other documents related. Carrying capacity calculated consists of land, water, and air carrying capacity. Tourism attraction carrying capacity measurement covered beach capacity, lagoon for boating, lagoon for swimming, lagoon for taking a walk, Serang River, and agro tourism. While facilities carrying capacity covered parking capacity and lodging capacity. The study result shows that Glagah has potential tourism resources which aren’t developed well. There is a large land which is not productive and there are attractions which have not been developed. There are three potenstials of tourism development, natural tourism development, cultural, and special interest. Air and land carrying capacity are sufficient for needs at Glagah while water carrying capacity isn’t. this matter is marked by several salty wells. Therea are six tourism attaractions at Glagah Beach, they are all sufficient. The biggest attraction carrying capacity is Serang River attraction and the lowest is swimming attraction. Facility carrying capacity consits, parking facility which is sufficient while lodging capacity isn’t. Tourism development at glagah not only consider tourism aspect according to tourist valuation but also consider tourism carrying capacity.
Kata Kunci : Daya Dukung, Wisata, Glagah