Laporkan Masalah

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN ALIH FUNGSI PENGGUNAAN LAHAN DI LEMBAH SUNGAI TAMBAK BAYAN KABUPATEN SLEMAN

Tree Setiawan Pamung, Prof. Dr. M. Baiquni, MA

2014 | Tesis | S2 Magister Administrasi Publik

Penelitian ini mengambil tema tentang alih fungsi penggunaan lahan di lembah sungai Tambak Bayan. Di mana permasalahan yang diangkat berangkat dari kegagalan implementasi kebijakan IPPT yang bertujuan untuk mengendalikan penggunaan lahan yang tidak semestinya. Dalam penelitian ini menyoroti lebih mendalam tentang penggunaan lahan di lembah sungai Tambak Bayan yang merupakan daerah resapan air menjadi lahan yang digunakan untuk pembangunan MC dengan konsep superblok. Dalam penelitian ini merupakan penelitian implementasi kebijakan publik yang menyoroti implementasi kebijakan dari paradigma pembangunan berkelanjutan. Dalam hal ini terdapat tiga aspek yang menjadi sorotan utama, yaitu aspek lingkungan, aspek sosial dan aspek ekonomi dalam hal penggunaan lahan di lembah sungai Tambak Bayan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis terdapat beberapa temuan, dalam bidang lingkungan dan sosial, paradigma yang dibangun bahwa terjadi penurunan atau kerugian dalam bidang lingkungan. Dalam hal kebijakan, bidang lingkungan dan sosial memperoleh porsi yang cukup tinggi, namun dalam proses implementasi bidang lingkungan dan sosial tidak sesuai. Dampak yang ditimbulkan terhadap bidang lingkungan dan sosial bersifat negatif yaitu rentan terjadinya bencana lingkungan dan sosial. Dalam bidang ekonomi, paradigma yang dibangun menunjukkan adanya manfaat positif. Dalam aspek kebijakan ekonomi kurang diperhatikan. Sedangkan dampak ekonomi yang dirasakan yaitu penyerapan tenaga kerja sebanyak 504 orang dan adanya investasi. Hal-hal yang mempengaruhi implementasi alih fungsi penggunaan lahan di lembah sungai Tambak Bayan yaitu kekuatan dan kepentingan elit, perilaku implementor, prosedur pelayanan dan keterbatasan SDM.

The theme of this research takes the land use change in Tambak Bayan rivers valley. Where the problems raised depart from a failure of the implementation of the IPPT policy aimed at controlling the land use that is not required of it. In this research highlight more deeply about the land use change in Tambak Bayan rivers valley that is water catchment area into land used for the construction of MC with the concept of superblok. In this research is the study of public policy implementation which highlights the policy implementation of the sustainable Development paradigm. In this case there are three aspects that are becoming major concerns, i.e. environmental aspects, social aspects and economic aspects in terms of the land use in Tambak Bayan rivers valley. This research is qualitative research. Based on the results of research conducted by the author there are some findings, the environmental and social sectors, the paradigm is built that happens a decrease or loss in the field of the environment. In terms of policy, environmental and social sectors earned a portion of that is quite high, but in the process of implementation of the environmental and social fields do not match. The impact caused to the environmental and social sectors are negative which is vulnerable to environmental and social disaster. In economics, the paradigm built indicate positive benefits. In the aspect of economic policy was less cared for. While the perceived economic impact of absorption of labor as much as 504 people and any investment. Things that affect the implementation of the land use functions in Tambak Bayan rivers valley that the power elite interests, behavior and implementor, service procedures and limitations of human resources.

Kata Kunci : Alih Fungsi Pengggunaan Lahan, Pembangunan Berkelanjutan, Kekuasaan dan Kepentingan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.