HUBUNGAN INTENSITAS MENONTON TAYANGAN KEKERASAN DI TELEVISI, REGULASI EMOSI DAN KELEKATAN AMAN TERHADAP KECENDERUNGAN KENAKALAN REMAJA
Putri Mashita Asri, Prof. Dr. Sofia Retnowati, M.Si
2014 | Tesis | S2 PsikologiPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan intensitas menonton tayangan kekerasan di televisi, regulasi emosi, kelekatan aman dengan kecenderungan kenakalan remaja. Hipotesis dalam penelitian ini adalah ada hubungan antara intensitas menonton tayangan kekerasan di televisi, regulasi emosi, kelekatana aman terhadap kecenderungan kenakalan remaja. Subyek penelitian ini sebanyaak 115 siswa SMUN X di Klaten. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala kecenderungan kenakalan remaja, skala intensitas menonton tayangan kekerasan di televisi, skala regulasi emosi, dan skala kelekatan aman. Teknik analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda. Hasil analisis data dengan regresi ganda menunjukkan bahwa intensitas menonton tayangan kekerasan di televisi, regulasi emosi, dan kelekatan aman secara bersama-sama berhubungan terhadap kecenderungan kenakalan remaja dengan nilai Fregresi = 8,107 dengan taraf signifikansi sebesar 0,000 (p<0,01). Koefisisen regresi intensitas menonton tayangan kekerasan, regulasi emosi, dan kelekatan aman terhadap kecenderungan kenakalan remaja sebesar (R) = 0,426, dan sumbangan efektif sebesar 18,2% (R Square = 0,182). Selanjutnya, penelitian ini juga menemukan bahwa kelekatan aman lebih berperan terhadap kecenderungan kenakalan remaja dengan sumbangan sebesar 11 persen, sedangkan intensitas menonton tayangan kekerasan di televisi dengan sumbangan 3,5 persen, dan regulasi emosi dengan sumbangan sebesar 3,7 persen.
This study aims to determine the relationship of the intensity of watching violence on television , emotion regulation , secure attachment with a tendency to juvenile delinquency . The hypothesis of this study is that there is a relationship between the intensity of watching violence on television , emotion regulation , secure attachment towards the tendency of juvenile delinquency . The subjects of this study are 115 students in High School at Klaten . Data was collected using a scale tendency of juvenile delinquency , the scale of the intensity of watching violence on television , the scale of emotion regulation and secure attachment scale . Techniques of analysis in this study using multiple regression analysis . Results of the multiple regression analysis of the data showed that the intensity of watching violence on television , emotion regulation , and secure attachment are jointly related to the tendency of juvenile delinquency with Fregresi value = 8.107 with a significance level of 0.000 ( p < 0.01 ) . Koefisisen regression watching violent intensity , emotion regulation , and secure attachment to the tendency of juvenile delinquency ( R ) = 0.426 , and the effective contribution of 18.2 % ( R Square = 0.182 ) . Furthermore , this study also found that more secure attachment contribute to the tendency of juvenile delinquency with a contribution of 11 percent , while the intensity of watching violence on television with a contribution of 3.5 percent , and emotion regulation with a contribution of 3.7 percent .
Kata Kunci : Kecenderungan Kenakalan Remaja, Intensitas Menonton Tayangan Kekerasan di TV, Regulasi Emosi, Kelekatan Aman.