KAJIAN OPTIMALISASI JARINGAN DISTRIBUSI AIR BERSIH (Studi kasus : PDAM Delta Tirta Sidoarjo Unit IPA Krian)
Ratnanik, Prof. Ir. Radianta Triatmadja, Ph.D.
2014 | Tesis | S2 Mag.Pengl.Sarana PrasarnPerkembangan pembangunan pada suatu daerah sering membawa dampak, baik dampak positif maupun dampak negatif. Pemekaran di beberapa bagian wilayah kabupaten/ kota menuntut disediakannya infrastruktur yang memadai, termasuk salah satunya adalah penyediaan sarana dan prasarana untuk pelayanan air bersih. Pemenuhan kebutuhan akan air bersih dapat dilakukan dengan beberapa cara antara lain salah satunya dengan menggunakan sistem perpipaan yang biasa dikelolah oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Penelitian ini dilakukan pada PDAM Delta Tirta Kabupaten Sidoarjo khususnya Kecamatan Krian, dengan melakukan simulasi menggunakan software WaterNet 2.2. Untuk mengetahui jumlah pemakaian air (liter/orang/detik) pada kondisi eksisting menggunakan data tagihan tahun 2012 PDAM Kecamatan Krian, sedangkan untuk pengembangan dilakukan dengan cara menghitung proyeksi jumlah penduduk dan proyeksi kebutuhan air yang diisyaratkan dalam rencana MasterPlan Air bersih Kabupaten Sidoarjo tahun 2011, kemudian hasilnya akan dimasukkan dalam node sebagai simpul kebutuhan pelanggan. Hasil simulasi WaterNet jaringan eksisting dengan aliran berubah diketahui bahwa kinerja sistem jaringan tidak optimal yaitu masih terdapat aliran laminer pada pipa sebanyak 26 pipa dan sisa tekanan pada simpul pelayanan rendah yaitu 9,88 mH2O, seperti pada lokasi desa Sirapan, Kemangsen dan Jagalan. Optimalisasi jaringan eksisting dilakukan dengan cara memperbesar pipa yang berdiameter kecil dari node sub Jagalan ke node pelanggan, dan membangun tangki baru serta menaikkan elevasi tangki. Pompa 2 yang bekerja diatur debit dan headnya sesuai dengan daya tampung tangki baru. Setelah diadakan optimalisasi hasilnya lebih baik apabila dibandingkan dengan kondisi eksisting karena adanya penghematan operasional pompa rata-rata selama 14 jam dibanding dengan kondisi eksisting waktu operasional pompa 24 jam. Tekanan sisa pada node setelah optimalisasi menjadi lebih baik karena terjadi peningkatan tekanan di semua node meskipun sedikit yaitu 11,53 mH2O.
Development of an area often gives either positive or negative effect. Creation of new district in some area requires the adequate infrastructure to support their activities, including infrastructure for water service. The needs for clean water can be done in several ways, such as using common piping system that is managed by the Regional Water Company (PDAM). The research was conducted on PDAM Delta Tirta Sidoarjo of IPA Units at Krian, by performing simulations with Waternet 2.2. Software. Network Billing data from PDAM Delta Tirta Sidoarjo of IPA unit at Krian is used to determine the existing data of amount of water consumption in 2012 (liters/person/sec), while the development is conducted by calculating the population projection and water demand projections based on Master Plan for Water Supply at Sidoarjo in 2011, then the results will be included in the node needs of customers. Simulation results from Waternet to existing network with fluctuated flow shows that the performance of the network system is not optimal yet. There is still laminar flow in 26 pipes and low pressure on the service node, that is 9.88 mH2O, such as at Sirapan, Kemangsen and Jagalan. Optimization of existing networks is conducted by enlarging the small diameter pipe from sub node of ô€€ô€„ô€Šô€„ô€ô€„ô€‘ô€€ƒ ô€—ô€’ô€€ƒ ô€†ô€˜ô€–ô€—ô€’ô€ô€ˆô€•ô€‚¶ô€–ô€€ƒ ô€‘ô€’ô€‡ô€ˆô€€ô€€ƒ ô€…ô€˜ô€Œô€ô€‡ô€Œô€‘ô€Šô€€ƒ ô€„ô€€ƒ ô€‘ô€ˆô€šô€€ƒ ô€—ô€„ô€‘ô€Žô€€ƒ ô€„ô€‘ô€‡ô€€ƒ ô€•ô€„ô€Œô€–ô€Œô€‘ô€Šô€€ƒ ô€—ô€‹ô€ˆô€€ƒ ô€ˆô€ô€ˆô€™ô€„ô€—ô€Œô€’ô€‘ô€€ƒ ô€’ô€‰ô€€ƒ ô€—ô€‹ô€ˆô€€ƒ tank. Water discharge of pump no.2 must be set, also the head following the new tank. Optimization shows better result compared to the existing conditions due to efficient work of the pump for 14 hours in average, while the existing condition of the pump is working for 24 hours. Pressure left on the nodes after optimization is better because of an increase in pressure at all nodes, i.e. 11.53 mH2O.
Kata Kunci : eksisting, jaringan distribusi, optimalisasi jaringan