Laporkan Masalah

HUBUNGAN ANTARA KADAR ALBUMIN DENGAN KEKUATAN GENGGAMAN TANGAN PADA WANITA LANSIA DI POSYANDU LANSIA KECAMATAN KALASAN KABUPATEN SLEMAN

dr. Sigit Purnomohadi, dr. I Dewa Putu Pramantara, SpPD-KGer

2014 | Tesis | S2 Ilmu Penyakit Dalam

Latar belakang. Massa dan kekuatan otot menurun seiring dengan bertambahnya usia. Tes kekuatan genggaman tangan merupakan alternatif yang valid dan sederhana untuk mewakili penilaian kekuatan otot, bahkan dapat menjadi prediktor morbiditas dan mortalitas. Disisi lain albumin merupakan protein utama dalam tubuh manusia yang berperan penting dalam mekanisme kontraksi otot. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara kadar albumin serum dengan kekuatan otot yang diukur dengan tes kekuatan genggaman tangan pada populasi wanita lansia di posyandu lansia. Metode. Penelitian ini dilakukan dengan metode potong lintang. Subyek penelitian adalah wanita usia lanjut di posyandu lansia Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman. Kadar albumin serum diperiksa di laboratorium dengan metode bromcresol green. Kekuatan genggaman tangan diukur dengan Takei handgrip dynamometer. Untuk menganalisa korelasi antara kadar albumin serum dengan kekuatan genggaman tangan digunakan uji Pearson. Analisa statistik dilakukan dengan program komputer. Perbedaan bermakna secara statistik ditetapkan dengan nilai (P < 0,05). Hasil. Didapatkan 40 sampel penelitian dengan rerata usia 71,73±6,79 tahun. Rerata IMT 22,39±4,0 kg/m², rerata kadar albumin serum didapatkan 4,33±0,25 dan rerata kekuatan genggaman tangan 19,65±3,11. Dengan uji Pearson didapatkan korelasi positif yang bermakna secara statistik (r 0,399; p=0,011) antara kadar albumin serum dengan kekuatan genggaman tangan.

Background. Muscle mass and strength decreased with age. Hand grip strength test is a valid and simple alternative to represent the assessment of muscle strength, it can even be a predictor of morbidity and mortality. On the other hand, albumin is the main protein in the human body that plays an important role in the mechanism of muscle contraction. Aim. This study aims to determine whether there is a relationship between serum albumin levels with muscle strength as measured by hand grip strength tests in a population of elderly women in posyandu lansia. Method. This study was designed with cross-sectional method. The study subjects were elderly women in the posyandu lansia in Kecamatan Kalasan Kabupaten Sleman. Serum albumin level was examined in the laboratory used bromcresol green method.. Hand grip strength was measured with a Takei handgrip dynamometer. Pearson test was used to analyze the correlation between serum albumin with hand grip strength. Statistical analyzes were performed with a computer program. Statistically significant differences were determined by the value ( p < 0.05 ). Results. 40 samples were obtained in the study with a mean age of 71.73 ± 6.79 years. The mean BMI was 22.39 ± 4.0 kg / m², mean serum albumin was 4.33 ± 0.25 and mean hand grip strength was 19.65 ± 3.11. Positive correlation Pearson test was statistically significant ( r 0.399 , p = 0.011 ) between serum albumin and hand grip strength.

Kata Kunci : lanjut usia, kadar albumin serum, kekuatan genggaman tangan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.