Laporkan Masalah

KETERKAITAN RENSTRA KEMENDIKNAS DENGAN RENSTRA DINAS DIKPORA PROVINSI DI. YOGYAKARTA DAN RENSTRA DINAS DIKPORA KABUPATEN SLEMAN

Agus Sugiharto, S. Pd, Prof. Ir. Achmad Djunaedi, MUP., Ph.D

2014 | Tesis | S2 Magist.Prnc.Kota & Daerah

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menemukan keterkaitan renstra antara lembaga penyelenggara pendidikan baik tingkat pusat maupun tingkat daerah dalam lingkungan satu kementrian pendidikan. Selain menganalisis keterkaitan antar renstra juga dilakukan analisis faktor-faktor yang diduga mempengaruhi keterkaitan renstra tersebut. Penelitian ini perlu dilakukan adalah untuk mengetahui hubungan keterkaitan antara perencanaan pembangunan pendidikan tingkat pusat dengan daerah pasca diterapkannya Otonomi Daerah yang berarti juga Otonomi Pendidikan. Dalam sistem pemerintahan Otonomi bahwa SKPD menyusun dokumen perencanaan berdasarkan kepada RPJM dan RPJP Daerah, dilain sisi karena SKPD berada dibawah lingkungan Kementrian maka juga mengacu dan memperhatikan Renstra Kementrian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat keterkaitan yang tinggi antara renstra lembaga pendidikan tingkat pusat dengan renstra lembaga pendidikan tingkat daerah. Keterkaitan tersebut teridentifikasi melalui pendekatan substantif dan thematik. Aspek-aspek yang sama dan dominan dari masing-masing renstra merupakan substansi inti yang menjadi poros keterkaitan antar renstra, substansi inti tersebut adalah: (1) peningkatan kualitas PTK, (2) peningkatan mutu dan relevansi pendidikan, (3) perluasan dan pemerataan layanan pendidikan, (4) peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, (5) akuntabilitas dan tata kelola lembaga pendidikan. Sedangkan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap keterkaitan renstra berdasarkan 3 variabel yaitu: (1) otonomi daerah, (2) waktu penyusunan, (3) proses penyusunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa otonomi daerah dan waktu penyusunan berpengaruh terhadap keterkaitan renstra. Sedangkan pada proses penyususnan renstra masing-masing renstra adalah relatif sama sehingga tidak berpengaruh.

The study was aimed to identify and find out the linkages of strategic plans between education management institutions both in central and regional levels in similar ministry. It analyzed the linkages of inter strategic plans and factors that might influence the linkage. This research was necessarily conducted to determine the relationship of education development planning between the center government and regional office post of the implementation of regional autonomy which was accordingly meant the implementation of autonomy in education. In the autonomy government system, “SKPD” (a working unit of regional government) prepares “renstra” (strategic planning documents) based on “RPJM” (midium termed-development plan) and “RPJP” (long termed-development plan). As “SKPD” is hierarchically under the ministry, the strategic plans should accordingly be ministry-plan oriented. The results show that there is a positive linkage between strategic planning by the center level of educational institutions with those ones by the regional level. The linkages were identified through substantive and thematic approach. The similar and dominant aspects of each of the strategic plan were the core substances of the axis linkages of inter-strategic plan. The core substances are (1) improving the quality of “PTK” (teacher and administrtive employee), (2) improving the quality and relevance of education, (3) expanding and distributing education services, (4) increasing educational facilities, (5) performing accountability and management of educational institutions. The factors influencing the strategic plan linkage which were based on 3 variables include (1) autonomy, (2) time of preparation, (3) and process of preparation. The results show that regional autonomy and time of preparation strongly influence the strategic planning linkages. While the formulation process of each strategic planning was not relatively effected.

Kata Kunci : Keterkaitan, Renstra, Kemendiknas, Dinas Dikpora, Prov. DIY, Kab. Sleman


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.