TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PEMBUATAN AKTA JUAL BELI DARI ORANG TUA KEPADA ANAK PEREMPUANNYA GUNA MENGHINDARI KETENTUAN KEWARISAN ISLAM
JUHRIANSYAH, Zulkarnain Harahap, S.H., M.Si.
2014 | Tesis | S2 Magister KenotariatanTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah alasan dibuatnya akta jual beli dari orang tua kepada anak perempuannya guna menghindari ketentuan kewarisan Islam sesuai dengan hukum Positif. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis empiris. Penelitian yuridis empiris yaitu suatu penelitian yang dilakukan untuk menganalisis tentang sejauh manakah suatu peraturan/ perundang-undangan atau hukum yang berlaku secara efektif. Cara pengumpulan data dalam penelitiaan ini dilakukaan dengan melakukan wawancara dengan PPAT Kota Banjarmasin serta para pihak yang melakukan jual beli dalam hal ini orang tua dan anak perempuannya. Setelah semua data terkumpul maka selanjutnya data diolah dan dianalisa dengan metode kualitatif, artinya data dipaparkan kembali dengaan menggunakan kalimat yang sistematis yang bertujuan menginventarisir peraturan-peraturan yang berhubungan dengan tujuan penulisan. Berdasarkan hasil penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa dibuatnya Akta Jual beli antara orang tua di satu sisi dan anak perempuannya guna menghindari ketentuan kewarisan Islam adalah cara yang sering dilakukan oleh para pihak untuk mengalihkan kepemilikan hak atas tanah hal tersebut tidak bertentangan dengan ketentuan Perundang-undangan yang belaku khususnya tentang perjanjian Jual Beli karena syarat sahnya suatu perjanjian dalam pasal 1320 KUHPerdata telah terpenuhi serta yang harus dilaukan PPAT ketika ada orang tua yang ingin membuatkan akta jual beli kepada anaknya harus memberikan penyuluhan hukum bahwa tanpa dibuat akta jual beli pun harta warisan tetap akan jatuh kepada anaknya sendiri, kalaupun orang tua tetap menginginkan dibuatnya akta jual beli PPAT harus memberikan penjelasan tentang adanya biaya pajak yang harus dibayar.
The purpose of this research is to know whether the reason he made the deed of sale and purchase of a parent to her daughter to avoid Islamic inheritance in accordance with the provisions of positive law. This study is an empirical juridical research. Empirical juridical research is a research conducted to analyse about the extent to which a regulation/legislation or applicable law effectively. Ways of collecting data in penelitiaan this dilakukaan by doing interviews with the city of Banjarmasin PPAT as well as the parties that do buy sell in this case parents and daughter. After all of the data collected and processed data is then analyzed with a qualitative method, meaning the data presented is back by digitally using a systematic expression which aims at rajaalihaji.com the regulations related to the purpose of the writing. Based on this research result obtained conclusion that he made deed salesand- between parents on one side and daughter to avoid provisions kewarisan islam is way often done by the parties to divert possession of land rights it was not conflict with the legislation is applied especially about agreements sales-andbecause requirements sahnya an agreement in article 1320 kuhperdata are met and that must be dilaukan ppat when nobody old who want to create deed sales-and- to his son should give counseling law that without made deed sales-and- any estate of inheritance will still fall to their own children, if parents fixed want he made deed sales-and- ppat should give an explanation of the charge tax to be paid.
Kata Kunci : Akta Jual beli, Kewarisan Islam, Orang Tua, Anak