Laporkan Masalah

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK KULIT MANGGIS (Garcinia mangostana L.) TERHADAP GAMBARAN HISTOLOGIS HEPAR MENCIT (Mus musculus L.) SWISS WEBSTER YANG DIINDUKSI KARBON TETRAKLORIDA (CCl4)

MARZUKI PANJI WIJAYA, dr. Ahmad Ghozali Sp.PA(K)

2014 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTER

Latar belakang: Hepar sebagai organ yang sangat vital fungsinya dalam metabolisme tubuh sangat rentan terhadap kerusakan dari radikal bebas. Xanthone sebagai antioxidant yang terkandung dalam ekstrak kulit manggis (Garcinia mangostana L.) diharapkan dapat berperan sebagai agen hepatoprotektif. Tujuan: Mengetahui pengaruh pemberian ekstrak kulit manggis (Garcinia mangostana L.)terhadap tingkat kerusakan hepatosit pasca induksi karbontetraklorida (CCL4). Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental dengan metode posttest with control group design. Subjek 30 ekor mencit Swiss jantan (Mus musculus L.) dibagi menjadi 6 kelompok. Kelompok 1 (K1) sebagai kontrol normal tanpa perlakuan. Kelompok 2 (K2) sebagai kontrol negatif diinduksi CCl4 20% 1ml/KgBB/3 hari. Kelompok 3 (K3) sebagai kontrol positif diinduksi CCl4 20% 1ml/KgBB/3 hari dan silimarin 200mg/kgBB/hari. Kelompok 4 (K4), 5 (K5) dan 6 (K6) sebagai kelompok perlakuan diinduksi CCl4 20% 1ml/KgBB/3 hari dan ekstrak kulit manggis dengan variasi dosis. Dosis ekstrak kulit manggis 150mg/KgBB/hari pada kelompok perlakuan 4 (K4), 300mg/kgBB/hari pada perlakuan 5 (K5) dan 450mg/KgBB/hari pada perlakuan 6 (K6). Tingkat kerusakan hepatosit diukur dengan melihat gambaran histopatologis dengan pengecatan Hematoksilin-Eosin dari hepar mencit pasca terminasi dan pembedahan pada minggu ke 6. Persentase kerusakan hepatosit diambil dari rerata persentase jumlah hepatosit nekrosis dibandingkan total hepatosit dalam 5 lapang pandang. Uji ANOVA dilakukan untuk mengetahui apakah ada perbedaan yang bermakna pada tingkat kerusakan hepatosit pada kelompok perlakuan. Hasil:Terdapat penurunan persentase kerusakan hepatosit pada kelompok perlakuan 4(K4), perlakuan 5 (K5) dan perlakuan 6 (K6)pada perbandingan dengan kelompok kontrol negatif (K2) dengan nilai signifikansi masingmasing 0.002; 0.005; dan 0.004 (p<0.05). Kesimpulan: Pemberian ekstrak kulit manggis (Garcinia mangostana L.) berpengaruh secara bermakna terhadap penurunan tingkat kerusakan hepatosit.

Background: The liver is a vital organ in metabolism process that very susceptible to be damaged by free radical. As an antioxidant, xanthones in mangosteen peel extract (Garcinia mangostana L.) is expected to have a function as a hepatoprotective agent. Objective: To determine the effect of mangosteen peel extract (Garcinia mangostana L.) to the rate of hepatocyte damage after carbon tetrachloride (CCl4) induction. Methods: This study used a quasi-experimental design with posttest control group design. 30 Swiss mice (Mus musculus L.) were divided into 6 group. Group 1 (K1) as a normal control group got no intervention. Group 2 (K2) as a negative control group were induced by 20% carbon tetrachloride (CCl4) 1ml/BW/day. Group 3 as a positive control group were induced by 20% carbon tetrachloride (CCl4) 1ml/BW/day and got silymarin with 200mg/BW/day dose. Group 4 (K4), 5 (K5) and 6 (K6) worked as intervention group and induced by 20% carbon tetrachloride (CCl4) 1ml/BW/day and got mangosteen peel extract with dose variation as interventions. The doses are 150mg/BW/day for group 4 (K4), 300mg/BW/day for group 5 (K5) and 450mg/BW/day for group 6 (K6). The rate of hepatocytes damage measured by histopatologic examination with Haematoxylin – Eosin stain. The percentages of hepatocyte damage were taken by comparison between number of necrosed hepatocytes divided by total hepatocytes counted in 5 visual fields. ANOVA test was conducted to determine the effects of the interventions. Result: The rate of hepatocyte damage were decreased in all of intervention groups that statisticaly significant. The significance values are 0.002 (K4); 0.005 (K5) and 0.004 (K6) (p<0.05). Conclusion: Mangosteen peel extract (Garcinia mangostana L.) significantly reduced the hepatocytes damages after carbon tetrachloride (CCl4) induction.

Kata Kunci : Garcinia mangostana – karbontetraklorida – histologis – hepatoprotektif – kulit manggis


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.