Laporkan Masalah

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETERTINGGALAN WILAYAH DI PULAU LOMBOK

Saiful Zuhri, Prof. Ir. Achmad Djunaidi, MUP, Ph.D.

2014 | Tesis | S2 Magist.Prnc.Kota & Daerah

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan keberadaan empat kabupaten yang ada di Pulau Lombok atau sebagian besar kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Barat yang sampai saat ini masih sebagai daerah tertinggal. Salah satunya terlihat dari posisi Provinsi Nusa Tenggara Barat dari segi Indeks Pembangunan Manusia (IPM) berada pada urutan nomor 32, satu tingkat di atas Papua (BPS, 2012). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi tingkat ketertinggalan wilayah di Pulau Lombok. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dan bersifat deduktif. Lokasi penelitian ini adalah empat kabupaten di Pulau Lombok yang merupakan daerah tertinggal (KPDT, 2005) yaitu Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Lombok Timur dan Kabupaten Lombok Utara. Metode pengumpulan dan analisis data dilakukan melalui wawancara narasumber sebagai ahli, kemudian uji silang (crosscheck) dengan data sekunder yang ada dan melakukan pengamatan atau observasi di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan di Pulau Lombok terjadi disparitas berdasarkan analisa Indeks Williamson dan Indeks Theil serta menempatkan empat kabupaten termasuk dalam kategori daerah relatif tertinggal berdasarkan perhitungan Tipologi Klassen untuk Tahun 2010. Sedangkan faktorfaktor yang mempengaruhi ketertinggalan wilayah di Pulau Lombok yaitu menyangkut masyarakat dan pemerintah daerah. Faktor-faktor yang mempengaruhi tersebut berupa kepemimpinan di daerah, rendahnya kesadaran masyarakat, tingkat perekonomian masyarakat yang masih miskin dan rendah daya belinya, rendahnya kualitas sumberdaya manusia, pemanfaatan infrastruktur yang belum optimal, dan terbatasnya kemampuan keuangan daerah.

This research concerned on the most underdevelopment area in Nusa Tenggara Barat especially at four districts in Lombok Island. It due to NTB’s Human Development Index (HDI) which stands on 32nd level or in the other words it stands on one level above Papua’s HDI (BPS, 2012). The aim of this study is to identify what were the affacting factors of underdevelopment area in Lombok Island. This study applied qualitative approachment and deductive research design. This research was held at four districs in Lombok Island that cosidered as underdevelopment area (KPDT, 2005), those are West Lombok, Central Lombok, East Lombok, and North Lombok. The researcher collected and analyzed the data by interviewing the respondent as an expert then crosschecking it with secondary data and field observation. The research result showed that the disparity was occured in Lombok Island development based on the analysis of Williamson and Theil Index and placed four districs in Lombok Island as the underdevelopment areas based on Klassen Tipology (2010). Furthermore, the affecting factors of underdevelopment area in Lombok Island related to the community and local government for examples local government leadership, lack of community awareness, lack of buy power caused by low community economic level, low human recource quality, unoptimal infrastucture utilization, and limited financial local government.

Kata Kunci :


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.