FEMALE GENITAL CUTTING: SUFFERING VOYAGE OF THE MAIN FEMALE CHARACTER IN ALICE WALKER’S POSSESSING THE SECRET OF JOY
L.DYAH PURWITA WARDANI SRI WAHYU WARJATI,SS, Prof. Dr. C. Soebakti Soebroto, SU.
2014 | Tesis | S2 Pengkajian AmerikaSunat perempuan mengacu pada beberapa praktek tradisional yang melibatkan pemotongan alat kelamin perempuan. Sunat perempuan biasanya dilakukan sebelum si gadis berusia dua belas tahun dan dianggap sebagai langkah awal proses pendewasaan. Tesis ini membahas tentang bagaimana sunat perempuan ini digambarkan di dalam novel Possessing the Secret of joy, karya dari alice Walker, efek dari sunat dan bagaimana Amerika Serikat menanggapi masalah sunat perempuan yang banyak dilakukan oleh imigran dari Afrika. Kontribusi dari tesis ini adalah pengetahuan tentang adanya sunat perempuan bisa digunakan sebagai pelengkap untuk studi lain tentang sastra Amerika yang telah dilakukan oleh penelitian lain. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa sunat perempuan adalah praktek tradisional yang memberikan kerugian bagi perempuan. Keinginan tokoh utama untuk menunjukkan eksistensi supaya menjadi bagian dari sukunya ternyata pada akhirnya hanya memberikan kesengsaraan padanya. Selain itu keterlibatan Amerika Serikat dalam melarang dilakukannya praktek sunat perempuan bahkan mendorong praktek sunat dilakukan secara terselubung.
Female genital cutting refers to several traditional practices that involve the cutting of female genital. The practices were considered as a passage to womanhood, the first gate to involve in every social activities. It is usually performed before the woman reached the age of twelve. The problems of this thesis are to explore how female genital cutting is seen in Alice Walker’s Possessing the Secret of Joy. Second, the study focuses on what the effects of female genital cutting to the main female character in Alice Walker’s Possessing the Secret of Joy are, and the last is how the United States responds to female genital cutting. Practically, this study can be considered as a complementary for other studies on American literature which have been conducted by other studies. Furthermore, this study is expected to contribute to the enrichment of knowledge about female genital cutting and the effect to woman. In this novel, the existence of the main character is not pure from the main character herself, but there are some external factors that affect her existence. The external factors urge her to take circumcision which lead to her suffering. The interference of the United States by prohibiting female genital cutting encourages this practice is conducted secretly.
Kata Kunci : female genital cutting, interference, suffering, keterlibatan, sunat perempuan, penderitaan