TATA HIJAU PADA RUANG JALAN MENUJU KENYAMANAN TERMAL IKLIM MIKRO: Studi Kasus Jalur Pedestrian, Penggal Jalan Slamet Riyadi Di Surakarta
Prasetyo Febriarto, Dr. Ir. Ahmad Sarwadi, M.Eng.
2014 | Tesis | S2 Desain Kawasan BinaanEfek iklim tropis lembab berpengaruh terhadap aktivitas pembanguan perkotaan yang menyebabkan terjadinya thermal pollution dan membentuk pulau panas (heat island). Fenomena tersebut berdampak pada aktivitas yang terjadi di jalur pedestrian ruang jalan Slamet Riyadi. Jalur pedestrian tersebut merupakan jalur yang sering digunakan dalam beraktivitas. Minimya keteduhan dan tingginya suhu siang hari menyebabkan ketidaknyamanan bagi pengguna. Tata hijau jalur pedestrian merupakan salah satu alternatif pemecahan masalah tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan kondisi ideal dengan membuat nyaman jalur pedestrian berdasarkan kenyamanan termal iklim mikro. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental melalui simulasi menggunakan software Envi-met 3.1 dengan pengukuran empirik. Metode dengan mensimulasi kondisi eksisting dan kondisi ideal. Hasilnya digunakan sebagai dasar arahan penataan jalur pedestrian ruang jalan Slamet Riyadi. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa kenyamanan termal di jalur pedestrian ruang jalan Slamet Riyadi dalam kondisi tidak nyaman (panas) dan nyaman. Rekomendasi yang dihasilkan dari penelitian ini untuk menata jalur pedestrian berdasarkan kenyamanan termal iklim mikro berbasis tata hijau.
Effects humid tropical climate affects the development of urban activity that causes thermal pollution and heat island formed (heat island). This phenomenon affects the activity that occurs on the pedestrian ways Slamet Riyadi road space. The pedestrian ways is a path that is often used in the move. The lack of shade and high daytime temperatures cause discomfort for the user. Design of greenery pedestrian ways is one of the alternative solutions. The purpose of this study is to get ideal conditions to create a comfortable pedestrian ways based thermal comfort microclimate. The method used is an experimental method through simulation using Envi-met software 3.1 with empirical measurements. Method to simulate existing conditions and ideal conditions. The results are used as a basis for referral arrangement pedestrian ways of the Slamet Riyadi space road. The results of this study stated that the thermal comfort on the pedestrian ways of the Slamet Riyadi road space in uncomfortable conditions (heat) and comfortable. Recommendations resulting from this study to organize pedestrian ways based micro climate thermal comfort based design of greenery.
Kata Kunci : jalur pedestrian, kenyamanan termal, iklim mikro, tata hijau, pedestrian ways, thermal comfort, microclimate, design of greenery