KAJIAN EFEKTIVITAS TEKNIK DAN BAHAN KONSERVASI PADA LONTAR DI BALI
IDA BAGUS ALIT SANCANA, Dr. Mahirta, M.A.
2014 | Tesis | S2 ArkeologiNaskah lontar adalah warisan budaya yang rentan mengalami kerusakan. Berbagai cara konservasi telah dilakukan oleh museum dan masyarakat di Bali, seperti melapisi naskah lontar menggunakan minyak cengkeh, minyak sereh, minyak kemiri, minyak wijen, campuran griserin dan etanol, dan campuran aseton dan minyak sereh. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, dengan cara membandingkan berbagai bahan konservasi yang berbeda. Tujuannya untuk melindungi naskah lontar dari faktor kerusakan, seperti suhu tinggi, kelembaban tinggi, fluktuasi suhu, serangan serangga, dan radiasi cahaya. Eksperimen ini menguji 44 jenis bahan konservasi. Penelitian ini menemukan bahan konservasi yang sangat efektif untuk melindungi lontar dari beberapa faktor kerusakan secara bersama-sama, seperti pengaruh suhu panas, pengaruh fluktuasi suhu, serangan serangga, dan jamur. Bahan konservasi tersebut yaitu. (1) Minyak cengkeh (2) Campuran gliserin dan etanol (3) Campuran minyak cengkeh, gliserin, dan etanol Perbandingan yang digunakan untuk mencampur dua atau lebih bahan konservasi yaitu 1:1 (sama banyaknya). Bahan konservasi ini efektif melindungi lontar apabila digunakan selama sebulan. Setelah satu bulan proses konservasi dilakukan lagi. Penggunaan minyak kemiri sebagai bahan konservasi yang umumnya digunakan oleh masyarakat Bali tidak disarankan, karena berkuontribusi dalam mempercepat pertumbuhan jamur pada lontar dan dapat mengubah warna lontar.
Palm leaf manuscript is cultural heritage which can easily deteriorate. Various ways of conservation have been carried out in museums and people in Bali, such as by spreading the palm leaf manuscripts with clove oil, citronella oil, candle nut oil, sesame oil, mixture of glycerin and ethanol, and mixture of aceton and citronella oil. This research applied experimental method, compares the effectiveness of variety substance to conserve palm leaf manuscript against deterioration factors, such as high temperature, high humidity, fluctuation temperature, insect attack, and light radiation. The experiment tried out 44 varieties of substance. Specifically this research has found that to prevent several deterioration factor together, i.e. high temperature, fungi, high fluctuation temperature, and insect attack. The effective substances are: (1) Clove oil (2) Mixture of glycerin and ethanol (3) Mixture of clove oil, glycerin, and ethanol The composition to mixture two or more conservation substance is 1:1 (equivalent). That conservation substance is effective to protect palm leaf for a month. After a month the conservation has to be repeated. The use of candle nut oil which commonly used among people in Bali is not recommended as conservation substance, because this oil contributes to the increase of fungi on the palm leaf and can change color on the palm leaf.
Kata Kunci : lontar, kerusakan, bahan konservasi, eksperimen, dan efektivitas