HUBUNGAN PENERIMAAN ORANGTUA DENGAN PRESTASI BELAJAR PADA SISWA SMP NEGERI 2 JOMBANG
ALVIANNUR HALIM, dr. Budi Pratiti, sp.KJ
2014 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTERxi Latar belakang: perkembangan karakter anak yang baik adalah suatu kebutuhan penting bagi kelangsungan hidupnya. Dalam hal ini orangtua memiliki peran penting dalam mendidik dan mengajarkan hal baru pada anak. Untuk itu, hubungan antara orangtua dan anak harus dapat terjalin dengan baik, begitu juga penerimaan orangtua terhadap anak. Dalam Parental Acceptance- Rejection Theory (Rohner, 1986) disebutkan bahwa kehangatan dan kedekatan emosi dari orangtua adalah suatu kebutuhan penting untuk perkembangan psikologis anak. Perkembangan psikologis anak yang terganggu dapat mempengaruhi perkembangan kognitif dan emosional anak, dan dapat mempengaruhi performa anak di sekolah yang dapat dilihat dari prestasi belajar anak. Tujuan penelitian: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada/tidaknya hubungan antara penerimaan orangtua terhadap anak dengan prestasi belajar anak di SMP Negeri 2 Jombang. Metode penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional dan metode kuantitatif. Sebanyak 243 anak diambil secara acak, proporsional, dan terstratifikasi dari tiap angkatan di SMP Negeri 2 Jombang. Mereka menilai penerimaan orangtua terhadap dirinya lalu dibandingkan dengan prestasi belajar yang diambil dari nilai rapor. Data diolah lalu dianalisis dengan teknik Spearman untuk mengetahui hubungan antara penerimaan orangtua dengan prestasi belajar pada siswa SMP Negeri 2 Jombang. Hasil: Dari 243 data, tereksklusi 45 data sehingga data yang valid sejumlah 198. Hasil analisis menunjukkan terdapat pengaruh antara penerimaan orangtua dengan prestasi belajar pada siswa SMP Negeri 2 Jombang, namun tidak signifikan dengan nilai p penerimaan ibu =0,081 (>0,05) dan nilai p penerimaan ayah =0,064 (>0,05) Kesimpulan: Terdapat pengaruh antara penerimaan orangtua dengan prestasi belajar pada siswa-siswi SMP Negeri 2 Jombang tahun ajaran 2013/2014, namun tidak signifikan.
Background: The development of the child's good character is an essential requirement for survival. In this case, the parents have an important role in educating and teaching their children. So that, the relationship between parent and children must be well established, as well as parental acceptance. According to Rohner in Parental Acceptance-Rejection Theory (Rohner, 1986) stated that emotional warmth and relationship of the parents is an essential requirement for the psychological development of children. Impaired psychological development could affect cognitive and emotional development of the child, and it would affect child's performance in school that could be seen in their learning achievement. Objective: The objective of this study was to determine the presence/absence of relation between parental acceptance with the learning achievement of children in SMP Negeri 2 Jombang. Methods: This research is a descriptive analytic correlational cross-sectional study and quantitative methods. A total of 243 children taken at random, proportional, and the stratification of each generation in SMP Negeri 2 Jombang. They assess parental acceptance of them and then compared with their learning achievement derived from the report card. The data were processed and analyzed with Spearman technique to determine the relation between parental acceptance with learning achievement in students of SMP Negeri 2 Jombang. Results: from 243 data, 45 data excluded so there were 198 data valid. The analysis showed there is influence between parental acceptance with the learning achievement of students of SMP Negeri 2 Jombang, but it was not significant with p = 0.081 (>0.05) in maternal acceptance and p = 0.064 (>0.05) in paternal acceptance. Conclusion: There is a relation of parental acceptance with learning achievement in students of SMP Negeri 2 Jombang school year 2013/2014, but it was not significant.
Kata Kunci : PARTheory, parental acceptance, adolescence learning achievement