PERILAKU LENTUR BALOK CASTELLATED MODIFIKASI DENGAN PENYAMBUNG BERUPA PROFIL SIKU (L)
LAILY FATMAWATI, Prof. Ir. Iman Satyarno,M.E., Ph.D,
2014 | Tesis | S2 Teknik SipilCastellated beam termasuk salah satu jenis bentuk elemen struktur yang dapat dikategorikan sebagai profil istimewa dalam dunia teknik sipil, karena selain bentuknya yang memiliki nilai estetika ternyata profil ini juga memiliki beberapa kelebihan ditinjau dari segi kekuatannya. Castellated beam mempunyai kekurangan yaitu penambahan tinggi yang terbatas, proses pemotongan yang berliku-liku, masalah tekuk karena langsingnya web dan mekanisme kegagalan yang didominasi oleh mekanisme vierendeel. Kekurangan tersebut di minimalisir dengan membuat balok castellated modifikasi dengan penyambung berupa profil siku. Balok castellated modifikasi mempunyai beberapa kelebihan diantaranya yaitu penambahan tinggi menjadi tidak terbatas, proses pemotongan lebih sederhana, masalah tekuk diminimalisir dengan kekakuan profil siku dan mekanisme vierendeel dengan tinggi stem pada balok castellated modifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian terhadap perilaku lentur balok castellated modifikasi. Pengujian dilakukan terhadap satu buah balok castellated modifikasi dengan penyambung berupa profil siku. Metode pengujian dilakukan menggunakan beban statis dua titik dengan peninjauan terhadap perilaku lentur balok castellated modifikasi. Hasil dari analisis beban pada saat eksperimen dibandingkan dengan analisis beban pada balok castellated bukaan heksagonal dan balok castellated dengan lubang segi empat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa balok castellated modifikasi mempunyai beban maksimum sebesar 36,4 kN dengan lendutan sebesar 80,34 mm. Pola keruntuhan balok castellated modifikasi berupa lateral torsional buckling dengan kegagalan yang tidak simetris yaitu kegagalan lebih banyak terjadi pada bagian yang dekat dengan tumpuan sendi dibanding dengan bagian yang berada di dekat tumpuan rol. Balok castellated modifikasi dibandingkan dengan penelitian sebelumnya, nilai beban maksimum balok castellated modifikasi (36,4 kN) lebih rendah dari balok castellated bukaan heksagonal (54,9 kN) tetapi lebih tinggi dari balok castellated dengan lubang segi empat (24,6 kN).
Castellated beam is one of structural elements which can be categorized as a special profile in civil engineering, due to its aesthetic form and several advantages at their strength. The weakness of castellated beam are limited capacity to add the height, complex cutting process, buckling matter because of it’s thin web and failure mechanism that mostly occurs because of vierendeel mechanism. Those problem can reduced by modified castellated beam which has angle shape as a connector. Modified castellated beam have benefits such as unlimited height of the beam, simplified the cutting process, reducing the buckling matter with angle stiffness shape, and solving vierendeel mechanism problem by setting the stem’s height of modified castellated beam. This research aims to observed the flexural behavior of modified castellated beam. In this researcher tested one modified castellated beam. Testing method was performed using two point static loading and reviewed the flexural behavior of it. The test of load capacity analysis was compared with load capacity analysis in the hexagonal openings of castellated beam and the rectangular openings of castellated beam. The result indicated that modified castellated beam has maximum load capacity of 36,4 kN with a deflection of 80,34 mm. The pattern collapse of modified castellated beam is lateral torsional buckling with the failure mostly occur on the part near the joint restraint than on the part near roller restraint. Comparation between modified castellated beam and previous research in maximum load capacity of modified castellated beam (36,4 kN) is lower than hexagonal openings of castellated beam (54,9 kN) but higher than rectangular openings of castellated beam (24,6 kN).
Kata Kunci : castellated, castellated modifikasi, perilaku lentur