Laporkan Masalah

STUDI PENGEMBANGAN OBJEK DAYA TARIK WISATA KAWASAN EKOWISATA GUNUNG API PURBA NGLANGGERAN, KABUPATEN GUNUNGKIDUL, D. I. YOGYAKARTA

Niskan Walid Masruri, Siti Nurul Rafiqo, SP, M.Agr., Ph.D.

2014 | Tesis | S2 Ilmu Kehutanan

Kawasan Ekowisata Gunung Api Purba Nglanggeran (KE-GAPN) memiliki luas 48 Ha dengan bentangan alam berupa pegunungan batuan vulkanik purba, pemandangan yang menakjubkan kaya akan flora dan fauna, dan dilindungi oleh pengelola. Pengelolaan kawasan dilakukan oleh Pemerintah Desa Nglanggeran. Pengembangan ekowisata di KE-GAPN dilaksanakan sebagai upaya pengembangan wisata yang dapat mendukung kelestarian kawasan secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi pengelolaan kawasan yang telah berjalan dan potensi Objek Daya Tarik Wisata (ODTW) di dalamnya, kemudian mengetahui persepsi wisatawan dan masyarakat lokal terhadap ODTW, serta menyusun strategi pengembangan ODTW KE-GAPN kedepannya. Tahapan metode yang digunakan pada penelitian ini adalah (1) melakukan skoring ODTW KE-GAPN; (2) penilaian persepsi (kepuasan) wisatawan dan masyarakat lokal terkait ODTW dan pengelolaannya; (3) wawancara intensif dengan pihak pengelola kawasan dan tokoh masyarakat Desa Nglanggeran; (4) identifikasi permasalahan dengan menggunakan matrik SWOT; serta (5) melakukan penyusunan strategi pengembangan ODTW kedepannya. Hasil penelitian ini yaitu bahwa pengelolaan kawasan yang telah berjalan selama ini dikelola secara mandiri oleh Karang Taruna Bukit Putra Mandiri dan Pemerintah Desa Nglanggeran, sehingga masyarakat sudah banyak terlibat di dalam pengelolaannya. Nilai Kelayakan ODTW Kawasan adalah 79,21%, yang artinya bahwa ODTW KE-GAPN secara keseluruhan layak untuk terus dikembangkan. Kemudian berdasarkan hasil persepsi wisatawan, sebagaian besar menyatakan cukup puas (43,71%) terhadap objek wisata yang ditawarkan kawasan dan pelayanan dari pengelola. Masyarakat pun menyatakan kepuasannya terhadap pengelolaan yang telah berjalan. Masyarakat ingin selalu dilibatkan dalam proses perkembangannya. Kemudian untuk strategi pengembangan ODTW, perlu terus dilakukan perencanaan, pemantauan, dan evaluasi secara intensif dengan melibatkan pemerintah, pihak swasta, masyarakat lokal, dan ide (masukan dan saran) wisatawan.

Nglanggeran Ancient Volcano Ecotourism Area (KE-GAPN) has an area of 48 Ha (118,61 acre) offering scenic view of ancient rocky mountain rich in flora and fauna which is protected by a management. The tourism area management is run by the Nglanggeran Area local government. The development of KE-GAPN ecotourism is implemented as an effort to support the conservation comprehensively. The study is aimed at identifying the management of the area, the Tourism Attraction Object (ODTW) potential, and then identifying the tourist and local people perception toward the ODTW, as well as organizing the ongoing development strategy for the ODTW KE-GAPN. The method steps applied in the study are (1) calculating the rate of ODTW KE-GAPN; (2) assessing the perception (satisfaction) of tourists and the local communities related to the ODTW and its management; (3) performing intensive interview with the tourism management stakeholders and local figures of Nglanggeran Village; (4) identifying problems using SWOT matrix; and (5) formulating strategy for the ongoing development of ODTW. The study reveals that the tourism area management has been organized independently by the Karang Taruna Bukit Putra Mandiri and Nglanggeran local government. It has meaning that the community has been involved majorly in the management. The qualification rate of the ODTW area is 79,21% which means ODTW KE-GAPN comprehensively entitled to be further developed. Based on the tourist perception result, it is revealed that most of the respondents indicate being satisfied (43,71%) with the tourism object offered by the area and the service given by the management. The local community demands to be continually involved in the current management as well as in the development process. Next, for the development strategy of ODTW, it requires planning, monitoring, and intensive evaluation incorporating the government, private sector, local community and tourist feedback.

Kata Kunci : Ekowisata, Objek Daya Tarik Wisata (ODTW), Nglanggeran, Ecotourism, Tourism Attraction Object (ODTW), Nglanggeran


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.