Laporkan Masalah

Acute Kidney Injury (AKI) SEBAGAI FAKTOR PREDIKTOR KEMATIAN PASIEN DI ICU RSUP DR SARDJITO

Ronggo Baskoro, Dr. Calcarina Fitriani RW, Sp.An, KIC.

2014 | Tesis | S2 Anestesiologi

Latar Belakang: AKI masih mempunyai angka kematian yang tinggi dan seringkali tidak terdiagnosis. Prediksi dan diagnosis kejadian AKI dapat dilakukan dengan kriteria RIFLE. Angka kematian AKI di ICU dapat ditekan bila dilakukan deteksi dan penatalaksanaan dini. Hingga saat ini belum ada data mengenai angka kejadian pasien AKI di ICU RS Dr. Sardjito, sehingga diperlukan penelitian untuk mengetahui kejadian AKI tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui AKI sebagai faktor prediktor kematian pasien yang dirawat di ICU RS Dr. Sardjito. Metode: Rancangan penelitian ini adalah kohort retrospektif. Subyek penelitian berjumlah 112 pasien dan semua adalah pasien yang menjalani rawat inap di ICU RSUP DR Sardjito Yogyakarta dimulai bulan Juni 2013 – Oktober 2013. Kriteria inklusi dalam penelitian ini adalah pasien lebih dari 18 tahun dan mempunyai data medis lengkap, sedangkan kriteria eksklusi adalah pasien yang sudah tegak didiagnosis Chronic Kidney Disease (CKD) baik yang sudah menjalani hemodialisis rutin maupun yang masih menjalani terapi konservatif. Untuk melihat perjalanan kondisi pasien di ICU digunakan diagram flow Chart Analisis data menggunakan regresi logistik untuk melihat odd ratio dari dampak nilai data karakteristik yang bermakna (p < 0,05) dari kelompok AKI dan Non- AKI. Model multivariabel yang digunakan adalah model enter.. Nilai p < 0.05 dianggap bermakna secara statistik. Hasil: AKI merupakan faktor prediktor kematian pasien yang dirawat di ICU, dimana ditemukan nilai RR (risiko relatif) sebesar 8,0 yang artinya bahwa pasien pada kelompok AKI mempunyai kemungkinan 8,0 kali lebih besar untuk meninggal dibandingkan pasien pada kelompok Non-AKI. Selain itu juga didapatkan bahwa angka kematian pasien yang menderita AKI dengan kriteria Risk (R) adalah 31,7%, kriteria Injury (I) 75%, dan Failure (F) 71,4% Kesimpulan: AKI dapat dijadikan prediktor kematian pasien yang dirawat di ICU.

Background : AKI still have a high mortality rate and often undiagnosed. Prediction and diagnosis of AKI can be done with the RIFLE criteria. Early detection and management of AKI could reduced mortality rate. There is no data on the incidence of AKI in ICU RSUP DR Sardjito. We conducted the study to determine AKI as mortality predictor in patients admitted to the ICU RSUP DR Sardjito. Method : Design of this study was retrospective cohort. Subjects are 112 and all patients in the ICU department of RSUP DR Sardjito started in June 2013 – October 2013. Inclusion criteria were patients over 18 years and have a complete medical records, whereas the exclusion criteria were patients who had been diagnosed with Chronic Kidney Disease (CKD) with hemodialysis either conservative therapy. Severity progres of AKI in ICU RSUP DR Sardjito. Data analysis using logistic regression odds ratios to see the impact of the significant characteristics of the data values (p <0.05) from group AKI and non-AKI. Multivariable model used the model enter. AKI. A p value of <0.05 was considered statistically significant. Result : AKI is a mortality predictor in patients admitted to the ICU. The value of the RR (relative risk) is 8.0, which means that the patients in the AKI group had a 8.0 times greater likelihood of death than patients in the non-AKI group. It also found that the mortality rate of patients suffering from AKI with risk criteria (R) is 31.7%, Injury criteria (I) 75%, and Failure (F) 71.4%. Conclusion : AKI can be used as mortality predictor in patients admitted to the ICU.

Kata Kunci : AKI, Non-AKI, kriteria RIFLE


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.