EFIKASI DIRI PADA MAHASISWA DIFABEL NETRA
RINI FITRIANI PERMATASARI, Prof. Dr. Sofia Retnowati, MS.
2014 | Tesis | S2 PsikologiDifabel netra sangat rentan mengalami kondisi stress sebagai akibat dari ketunanetraan yang dialami. Efikasi diri yang positif sangat penting dimiliki oleh mahasiswa difabel netra untuk mencapai segala harapan dan tujuan hidup. Adanya efikasi diri yang positif dapat mengarahkan difabel netra dalam menentukan strategi koping yang tepat untuk mengatasi kondisi stress yang dialami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dinamika psikologis efikasi diri pada mahasiswa difabel netra. Penelitian ini melibatkan 3 orang mahasiswa difabel netra yang menjalani studi di salah satu Universitas di Yogyakarta dengan latar belakang yang berbedabeda dikarenakan faktor internal (sejak lahir) dan faktor eksternal (kecelakaan dan penyakit). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam dan observasi. Data yang telah terkumpul kemudian dianalisa dengan menggunakan modifikasi metode Stevick-Colaizzi-Keen dari Moustakas (1994). Hasil penelitian menunjukkan adanya lima tema yang dapat menggambarkan efikasi diri yang dimiliki mahasiswa difabel netra dalam penelitian ini yaitu tidak merasa berbeda dengan mahasiswa lainnya yang tanpa difabilitas, sikap terbuka pada lingkungan sekitar dan optimis berpengaruh dalam proses terbentuknya efikasi diri, mencontoh semangat berprestasi yang dicapai oleh teman difabel netra dapat menunjang terbentuknya efikasi diri positif, dukungan positif dari orang terdekat dapat menunjang terbentuknya efikasi diri positif dan mengatasi kesulitan yang dihadapi dengan menggunakan alat bantu sebagai media adaptasi, menerima kondisi ketunanetraan, mencari bantuan, dan memohon pertolongan Tuhan. Temuan menarik dalam penelitian ini yaitu mahasiswa difabel netra dengan latar belakang ketunanetraan yang berbeda – beda menunjukkan sikap aktif ketika menjalani proses perkuliahan dan aktif terlibat di berbagai kegiatan ekstra di kampus layaknya mahasiswa lainnya yang tanpa difabilitas meskipun dengan ketunanetraan yang dialaminya. Efikasi diri positif yang dimiliki partisipan dapat mengarahkan mereka dalam penentuan strategi koping yang tepat dan hasil yang positif dalam kehidupan.
Visual differently abled people are very susceptible to stress conditions as a result of blindness experienced. Positive self-efficacy is crucial owned by visual differently abled students to achieve all hope and purpose in life. The existence of a positive self-efficacy can direct visual differently abled students in determining appropriate coping strategies for dealing with stress experienced. This study aims to determine how the psychological dynamics of self-efficacy among visual differently abled students. The study involved 3 visual differently abled students who study in one university in Yogyakarta with different backgrounds because internal factors (from birth) and external factors (accident and sickness). The method used is descriptive qualitative phenomenological approach. Data was collected through in-depth interviews and observation. Collected data is then analyzed using a modified method of Stevick - Colaizzi - Keen of Moustakas (1994). The results showed that there are five themes to illustrate the self-efficacy of visual differently abled students in this study that does not feel different from other students without a disability, an open attitude about the environment and optimistic influential in the formation of self-efficacy, Imitate the spirit of achievement attained by visual differently abled friends can support the formation of a positive selfefficacy, positive support from those closest to support the formation of a positive self-efficacy and overcome the difficulties encountered with the use of tools as media adaptation, receive blindness, seek help from others, and ask God's help. Interesting findings in this study indicate that visual differently abled students with different blindness backgrounds are active attitude when undergoing the lecture and actively involved in various extracurricular activities on campus like other students without a disability even though they experienced with blindness. Positive self-efficacy possessed participants can steer them in the determination of appropriate coping strategies and positive outcomes in life.
Kata Kunci : self-efficacy, students, visual differently abled, efikasi diri, mahasiswa, difabel netra