CORRELATION BETWEEN HIGH LEVEL OF BLOOD PRESSURE IN ADMISSION AND NEUROLOGICAL SEVERITY DEGREE STATUS IN ACUTE ISCHEMIC STROKE PATIENTS IN RSUP. Dr. SARDJITO YOGYAKARTA
LUTHFIA RAHMADITA, Dr.dr.Ismail Setyopranoto, Sp.S(K)
2014 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTERLatar Belakang: Secara global, stroke adalah penyebab ketiga terbanyak kematian di negara maju, disamping penyakit jantung koroner dan kanker. Angka kejadian stroke meningkat sebanding dengan usia, dengan dua-pertiga dari semua jenis stroke yang terjadi pada orang dengan usia di atas 65 tahun dan lebih tinggi pada pria daripada wanita. Hipertensi telah menjadi penyebab utama pertama pada stroke jenis iskemik dan pendarahan. Dengan mengendalikan tekanan darah dapat diperkirakan mencegah 40% dari tingkat kejadian stroke.. Tujuan:Untuk mengidentifikasi korelasi antara tingkat tingginya tekanan darah pada saat admisi dan tingkat keparahan stroke dari Skala Stroke Gadjah Mada pada pasien stroke iskemik. Metode: Kami menggunakan Cross sectional study dengan penderita stroke di Unit Stroke dalam periode Januari sampai April 2013 sebagai sampel. Data dikumpulkan dari catatan medis di Unit Stroke rumah sakit Dr. Sardjito dengan jumlah sampel 67 pasien. Data yang dikumpulkan adalah tekanan darah ketika admisi di Unit Stroke, Skor Skala Stroke Gadjah Mada (SSGM), dan beberapa factor perancu. Analisis dilakukan oleh pengujian Asosiasi antar grup variable menggunakan tes Chi-square. Hasil: hasil dari tes chi-square menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara pasien dengan tekanan darah tinggi yang dikategorikan sebagai kelas 1 hipertensi/kelas 2 hipertensi dan derajat keparahan stroke yang dinilai menggunakan Skor Skala Stroke Gadjah Mada (SSGM) dengan nilai p = 0,097. Kesimpulan:Tidak ada perbedaan yang signifikan antara hasil stroke dalam kelas 1 hipertensi dan kelas 2 hipertensi pada pasien stroke iskemik akut di rumah sakit Dr.Sardjito.
Background: Globally, stroke is the third most common cause of death in developed countries, exceeded by coronary heart disease and cancer. The incidence of stroke is increased in proportion with age, with two-thirds of all types of strokes occurs in people with age above 65 years and is higher in men than women. Hypertension has been the first leading cause of stroke both in ischemic and hemorragic type. By controlling the blood pressure estimated can nearly prevent 40% of stroke incidence. Objective: To identify the correlation between high level of blood pressure in admission and the outcome of stroke scored by Skala Stroke Gadjah Mad in acute ischemic stroke patient. Method: We use cross-sectional study with stroke patient in unit stroke between January until April 2013 as the samples. The data were gathered from medical report of stroke unit in Dr. Sardjito hospital with number of sample 67 patients. Data gathered were blood pressure when admitted to Stroke Unit, Skala Stroke Gadjah Mada (SSGM) score, and some of confounding factors. The analysis was done by testing the association between variable groups using chi-square test. Result: Chi-Square test showed that there is no significance differences between patients with high blood pressure categorized as grade 1 hypertension/grade 2 hypertension and stroke severity scored by Skala Stroke Gadjah Mada (SSGM) score with p-value = 0,097. Conclusion: No significance difference between outcome of stroke in grade 1 hypertension and grade 2 hypertension in acute ischemic stroke patients in Dr. Sardjito Hospital
Kata Kunci : Hipertensi, Stroke , Keparahan, Skor Skala Stroke Gadjah Mada (SSGM).