PERAN EFIKASI DIRI DAN DUKUNGAN TEMAN SEBAYA TERHADAP SCHOOL WELL-BEING PADA SISWA SMP NEGERI DI KOTA YOGYAKARTA
EKA OKTAVIANA, Prof. Dr. Amitya Kumara, MS.
2014 | Tesis | S2 PsikologiPengaruh sekolah sebagai salah satu lingkungan belajar siswa dalam kesehatan, kesejahteraan dan perkembangan siswa membuat WHO memberikan perhatian khusus untuk meningkatkan jumlah sekolah dengan karakteristik sekolah yang mampu memperkuat kapasitasnya sebagai lingkungan yang sehat dalam kehidupan pembelajaran. School well-being diambil dari sudut pandang siswa dapat menjadi terobosan pengembangan evaluasi sekolah dalam memenuhi kebutuhan dasar siswa yang meliputi empat dimensi, yaitu: having (kondisi sekolah), loving (hubungan sosial), being (pemenuhan diri) dan health (status kesehatan). Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran dari efikasi diri dan dukungan teman sebaya terhadap school well-being pada siswa SMP Negeri di Kota Yogyakarta. Penelitian ini dilakukan kepada 194 siswa di tiga SMP Negeri Kota Yogyakarta. Cara pengumpulan data menggunakan skala school well-being, skala efikasi diri dan skala dukungan teman sebaya yang disusun oleh peneliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan analisis regresi berganda menunjukkan bahwa efikasi diri dan dukungan teman sebaya berperan terhadap school well-being secara signifikan dengan nilai Freg=23,887 dengan p<0,05. Efikasi diri dan dukungan teman sebaya bersamasama memberikan sumbangan efektif sebesar 15,3% kepada school well-being. Pengujian secara parsial, menunjukkan bahwa efikasi diri memberikan sumbangan efektif sebesar 2,1%, dan dukungan teman sebaya memberikan sumbangan efektif sebesar 13,2% terhadap school well-being. Oleh karena itu, dalam meningkatkan school well-being pada siswa SMP Negeri Kota Yogyakarta masih ada faktor lain yang lebih berpengaruh sebesar 84,7% selain efikasi diri dan dukungan teman sebaya.
School as one of the learning environment in health, welfare and development of the students, make WHO gives special attention to increasing the number of school with characteristics that can strengthen the capacity as a healthy environment in the life of learning. School well-being taken from the student's perspective can be a breakthrough development of school evaluation in meeting the basic needs of students that includes four dimensions, namely: having (state school), loving (social relations), being (selffulfillment) and health (health status). This study aims to examines the role of self-efficacy and peer support toward school well-being of Junior High School students in Yogyakarta city. This study was conducted to 194 students in three State Junior High School in Yogyakarta city. The results showed that by using multiple regression analysis there is a role self-efficacy and peer support toward school well-being significantly with the value of F = 23.887 with p <0.05. Self efficacy and peer support together provide an effective contribution to the school well-being by 15,3%. Partial test, showed that self-efficacy effective contribution of 2,1%, and peer support contribute effectively to the school well-being by 13.2%. Therefore, in improving school well-being the students of Junior High School State in Yogyakarta city there are other factors more influential by 84,7% in addition to self-efficacy and peer support.
Kata Kunci : School well-being, Efikasi Diri, Dukungan Teman Sebaya.