Laporkan Masalah

KAJIAN DUH-SCS-CN DAS BRANTAS HILIR PROPINSI JAWA TIMUR

Mustafa Mukti Hidayat, Prof. Ir. Joko Sujono, M.Eng., Ph.D. ; Prof. (ret) DR. Ir. Sri Harto Br., Dip.H.

2014 | Tesis | S2 Mag.Pengl.Bencana Alam

banyak tersedia, salah satunya yang dikembangkan oleh SCS berdasarkan data di wilayah USA. Dewasa ini SCS banyak diterapkan di Indonesia seiring dengan perkembangan software HEC-HMS, dimana DUH SCS merupakan salah satu pilihan dari model transform yang tersedia di software tersebut. Ketelitian DUH SCS perlu dikaji lebih lanjut mengingat karakteristik aliran di Indonesia berbeda dengan yang ada di USA. Analisis dilakukan dengan mencari nilai waktu konsentrasi (Tc) dan waktu tenggang (Tlag) dari data terukur (AWLR) di DAS Brangkal dan Sadar, kemudian dilakukan regresi untuk menentukan rumusan yang tepat untuk waktu konsentrasi dan waktu tenggang. Analisis berikutnya adalah dengan mencari nilai hidrograf satuan terukur dan menormalisasinya untuk menentukan nilai DUH-SCS. Banjir rancangan dihitung menggunakan metode SCS-CN modifikasi dan digunakan untuk menentukan nilai waktu peringatan dini dengan menggunakan software HEC-HMS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rumusan Tc dan Tlag SCS-CN modifikasi menghasilkan hidrograf satuan yang lebih teliti dibandingkan dengan rumusan Tc dan Tlag SCS-CN asli. Waktu peringatan dini potensial untuk banjir rancangan di daerah studi sangat pendek yaitu berkisar 0.5 sampai 3.5 jam.

Dimensionless unit hydrograph (DUH) for the analysis of design flood is widely available, one of which is developed by SCS based on the data in the USA. The SCS widely applied in Indonesia in line with the HEC-HMS software, which DUH SCS is one of the models transform options available in the software. The DUH accuracy SCS needs to be assessed further since flow characteristics in Indonesia is different from those in the USA. Analysis is performed by finding the value of time of concentration (Tc) and time lag (Tlag) from the measured data (AWLR) in the Brangkal and Sadar watershed, then do regression to determine the exact formula for the time concentration and time lag. The next analysis is to find the observed unit hydrograph and determine DUH-SCS. Design flood is calculated using the SCS-CN modified and used to determine the value of early warning time using HEC-HMS software. Results of this study showed that the formulation of Tc and Tlag SCS-CN modification produces a unit hydrograph that more accurate compared with the formulation of Tc and Tlag original SCS-CN. Potential early warning time for design flood in the study area is very short which ranged from 0.5 to 3.5 hours.

Kata Kunci : SCS-CN, waktu peringatan dini banjir, waktu konsentrasi, waktu tenggang


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.