EVALUASI FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KESUKSESAN IMPLEMENTASI SIPKD DI PEMERINTAH KABUPATEN TANA TORAJA
Muhammad Sofwan Adha, Dr. Wing Wahyu Winarno, MAFIS, Ak. ; Sarjiya, S.T., M.T., Ph.D.
2014 | Tesis | S2 Teknik ElektroSistem informasi pengelolaan keuangan daerah (SIPKD) merupakan sistem yang mengintegrasikan fungsi bisnis di seluruh organisasi dalam manajemen keuangan daerah seperti perencanaan, penganggaran, penatausahaan dan pertanggung jawaban. Selama kegiatan implementasi di 171 Pemerintah Daerah, banyak dinamika yang terjadi dan berdampak pada lambatnya adopsi sistem di daerah basis implementasi (DBI) SIPKD. Seperti ERP, implementasi sistem SIPKD membutuhkan usaha yang besar dan biaya yang tinggi. Besarnya alokasi waktu dan sumber daya selama proses implementasi, seluruh pihak tentunya perlu berkomitmen dan memberikan perhatian pada tujuan mencapai kesuksesan implementasi yang optimal. Penelitian ini menguji secara empiris faktor penentu kesuksesan implementasi sistem di Pemerintah Kabupaten Tana Toraja sebagai DBI yang telah sukses mengadopsi sistem SIPKD. Kuesioner dibagikan kepada pengguna dan non-pengguna sistem SIPKD di Pemerintah Kabupaten Tana Toraja. Faktor-faktor kunci yang dimasukan dalam model penelitian diadopsi dari model critical success factors (CSFs) implementasi Enterprise Systems dan metode analisis statistik PLS digunakan dalam penelitian ini. Hasilnya ditemukan bahwa dukungan manajemen puncak dan program pelatihan yang memadai merupakan faktor yang berpengaruh terhadap kesuksesan implementasi. Hasil lainnya, moderasi budaya organisasi dengan dukungan manajemen puncak, komunikasi yang luas dan manajemen proyek juga ditemukan berpengaruh signifikan terhadap kesuksesan implementasi SIPKD.
Local financial management information system (Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah SIPKD) is a system that integrates business fuctions across the organization in areas such as financial management planning, budgeting, administrations and accountability. During the implementation of activities in the 171 local governments, many dynamics and impact on the slow adoption in the area of the base implementation (daerah basis implementasi DBI) SIPKD. Such as ERP, SIPKD system implementation requires great effort and high cost. The amount of the allocation of time and resource during the implementation process, all parties would need to be commited and give attention to the goal of achieving optimal implementation success. This study empirically examine the determinants of success in the Government system implementation Tana Toraja as DBI system that has been successfully adopted SIPKD. Questionnaires were distributed to user and non-users of the system SIPKD in Tana Toraja district government. The key factors are included in the research model adopted from the model critical success factors (CSFs) implementation of Enterprise Systems, and PLS statistical analysis methods used in this study. The result found that top management support and adequate training programs are factors that affect the implementation success. Other results, moderating organizational culture with the top management support, wide communication and project management also found to significatly influence implementation success SIPKD.
Kata Kunci : Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah, SIPKD, Critical Success Factors, Enterprise Systems, e-government