PERAN KESESUAIAN INDIVIDU-ORGANISASI TERHADAP PERILAKU KEWARGAAN ORGANISASIONAL YANG DIMEDIASI OLEH KETERIKATAN KERJA
SUKMADIARTI PERANGIN-ANGIN, Dr. Avin Fadila Helmi, M.Si
2014 | Tesis | S2 Magister Profesi PsikologiOrganisasi saat ini menuntut karyawan untuk tidak hanya memiliki perilaku in-role saja, tetapi juga memiliki perilaku extra-role. Perilaku karyawan yang dapat melakukan tugas di luar deskripsi pekerjaannya (extra-role) disebut dengan perilaku kewargaan organisasional (PKO). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kesesuaian individuorganisasi terhadap perilaku kewargaan organisasional yang dimediasi oleh keterikatan kerja. Metode penelitian ini adalah survei dengan menyebarkan skala yang terdiri dari skala kesesuaian individu-organisasi, skala keterikatan kerja dan skala perilaku kewargaan organisasional.Subjek terdiri dari 109 karyawan PT. PLN Area Yogyakarta. Analisis data menggunakan analisis regresi dari Baron dan Kenny (1986). Hipotesis penelitian adalah kesesuaian individu-organisasi berperan positif terhadap perilaku kewargaan organisasional yang dimediasi oleh keterikatan kerja. Hasil analisis menunjukkan hubungan yang signifikan dan terjadi penurunan koefisien regresi pada hubungan antara kesesuaian individuorganisasi dengan perilaku kewargaan organisasional dari 0.514 menjadi 0.357. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hipotesis penelitian ini diterima dan menunjukkan bahwa kesesuaian individu-organisasi berperan positif terhadap perilaku kewargaan organisasional yang dimediasi oleh keterikatan kerja. Hasil penemuan ini menunjukkan bahwa untuk meningkatkan perilaku kewargaan organisasional, maka perusahaan perlu meningkatkan kesesuaian individu-organisasi dan keterikatan kerja pada karyawan.
Organizations today require employees to have not only in-role behavior but also extra-role behavior. The behavior of employees who can perform tasks outside their job description (extra-role) is called as organizational citizenship behavior (OCB). This research aims to determine the role of person–organization fit to organizational citizenship behavior mediated by work engagement. This research method was a survey that was held by spreading scale consists of person-organization fit scale, work engagement scale, and organizational citizenship behavior. The subjects consisted of 109 employees of PT. PLN in the Area of Yogyakarta. The data analysis used regression analysis of Baron and Kenny (1986). Hypothesis of this research is person-organization fit has positive contribution to organizational citizenship behavior mediated by work engagement. The result shows a significant correlation and the decrease of regression coefficients in the relationship between person-organization fit and organizational citizenship behavior from 0.514 to 0.357. This suggests that person-organization fit positively contribute to organizational citizenship behavior mediated by work engagement. The findings of this reaserch show that to increase organizational citizenship behavior, organization must increase person-organization fit and work engagement of employees.
Kata Kunci : Perilaku Kewargaan Organisasional, Kesesuaian Individu – Organisasi, Keterikatan Kerja