PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN BALAI BESAR PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN YOGYAKARTA
LANA SARI, Dr. Sampurno, MBA., Apt; Prof. Dr. Djoko Wahyono, SU., Apt
2014 | Tesis | S2 Ilmu FarmasiKepuasan kerja merupakan suatu keadaan emosi seseorang yang positif maupun menyenangkan yang dihasilkan dari penilaian suatu pekerjaan atau pengalaman kerja. Seorang karyawan yang memiliki kepuasan kerja tinggi akan loyal terhadap organisasinya dan akan meningkatkan kinerja sehingga tujuan organisasi dapat tercapai. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan dan budaya organisasi terhadap kepuasan kerja karyawan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Yogyakarta. Rancangan penelitian yang digunakan adalah non eksperimental dengan analitik cross sectional. Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan alat penelitian berupa kuesioner yang diberikan kepada responden, yaitu karyawan tetap Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Yogyakarta yang sudah bekerja minimal selama 2 tahun. Responden dalam penelitian ini sebanyak 76 orang. Berdasarkan hasil analisis regresi linear menunjukkan bahwa ada pengaruh positif dan signifikan antara kepemimpinan dan budaya organisasi secara bersama-sama terhadap kepuasan kerja karyawan F hitung (35,530) > F tabel (3,122) dan p=0,000 dengan R2 sebesar 49,3%. Secara parsial berdasarkan analisis regresi linear menunjukkan bahwa kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan t hitung (5,524) > t tabel (1,992) dan p=0,000 dengan R2 sebesar 53,3%. Selanjutnya hasil analisis parsial menunjukkan bahwa budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan t hitung (3,201) > t tabel (1,992) dan p=0,002 dengan R2 sebesar 35,1%.
Job satisfaction is a positive emotional state as well as a pleasant person resulting from the assessment of a job or work experience. An employee who has a high job satisfaction will be loyal to the organization and will improve performance so that organizational goals can be achieved. This study was conducted to determine the effect of leadership and organizational culture on employee satisfaction National Agency of Drug and Food Control Yogyakarta. The design of the study is a non experimental cross sectional analytic. Collecting data in this study using research tools such as questionnaires given to the respondents, namely permanent employees National Agency of Drug and Food Control Yogyakarta that has been working for at least 2 years. Respondents in this study were 76 people. Based on the results of a linear regression analysis showed that there is a positive and significant effect between leadership and organizational culture together on employee job satisfaction F count (35.530) > F table (3.122) and p = 0.000 with R2 of 49.3%. Partially based on linear regression analysis showed that leadership positive and significant effect on employee job satisfaction t (5.524) > t table (1.992) and p = 0.000 with R2 of 53.3%. Furthermore, the results show that the partial analysis of organizational culture positive and significant effect on employee job satisfaction t (3.201) > t table (1.992) and p = 0.002 with R2 of 35.1%.
Kata Kunci : Kepemimpinan, Budaya Organisasi, Kepuasan Kerja karyawan