PENGARUH IKLIM ORGANISASI DAN ATRIBUSI KARYAWAN TERHADAP MOTIVASI KERJA KARYAWAN BALAI BESAR PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN YOGYAKARTA
FRISKA DRASTIANA, Dr. Sampurno, MBA., Apt. ; Prof. Dr. Achmad Fudholi, DEA., Apt.
2014 | Tesis | S2 Ilmu FarmasiMotivasi kerja merupakan kondisi yang menggerakkan diri karyawan yang terarah untuk mencapai tujuan organisasi. Seorang karyawan yang memiliki motivasi tinggi akan berusaha keras dan bersungguh-sungguh untuk mewujudkan tujuan yang diinginkannya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh iklim organisasi dan atribusi karyawan terhadap motivasi kerja karyawan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Yogyakarta. Rancangan penelitian yang digunakan adalah non eksperimental dengan analitik Cross Sectional. Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner yang diberikan kepada responden. Subyek penelitian adalah karyawan tetap dan sudah bekerja minimal 2 tahun di Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Yogyakarta. Responden dalam penelitian ini sebanyak 76 orang. Berdasarkan hasil analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa ada pengaruh positif dan signifikan antara iklim organisasi dan atribusi karyawan secara bersama-sama terhadap motivasi kerja karyawan F hitung (40,174) > F tabel (3,122) dan p=0,000 dengan R2 sebesar 52,4%. Secara parsial berdasarkan hasil analisis regresi linear, menunjukkan bahwa iklim organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja karyawan t hitung (4,232) > t tabel (1,992) dan p=0,000 dengan R2 sebesar 44,4%. Selanjutnya, hasil analisis parsial menunjukkan bahwa atribusi karyawan berpengaruh positf dan signifikan terhadap motivasi kerja karyawan t hitung (3,189) > t tabel (1,992) dan p=0,002 dengan R2 sebesar 35,0%.
Work motivation is a condition that drives self -directed employees to achieve organizational goals. An employee who is highly motivated and will strive earnestly to achieve a desired goal. This study was conducted to determine the effect of organizational climate and attribution of employees on employee motivation National Agency of Drug and Food Control Yogyakarta. The design of the study is a non- experimental cross sectional analytic. Collecting data in this study using a questionnaire given to the respondents. Subjects were permanent employees and had worked at least 2 years at the National Agency of Drug and Food Control Yogyakarta. Respondents in this study were 76 people. Based on the results of multiple linear regression analysis showed that there is a positive and significant effect between organizational climate and attribution of employees together on employee motivation F count (40.174) > F table (3.122) and p = 0.000 with R2 of 52.4%. Partially based on the results of a linear regression analysis, showed that organizational climate positif and significant effect on employee motivation t count (4.232) > t table (1.992) and p = 0.000 with R2 of 44.4%. Furthermore, the results of the analysis indicate that the partial attribution of employees and a significant positive effect on employee motivation t count (3.189)> t table (1.992) and p = 0.002 with R2 of 35.0%.
Kata Kunci : Iklim Organisasi, Atribusi Karyawan, Motivasi Kerja.