MODEL PERTUMBUHAN DAN HASIL TEGAKAN EUCALYPTUS UROGRANDIS (STUDI KASUS : PT. SUMATERA RIANG LESTARI BLOK SEI KABARO)
SAHAT ANUGERAH ARITONANG, Dr. Ir. Ronggo Sadono; Dr. Ir. Nunuk Supriyatno, M.Sc.
2014 | Tesis | S2 Ilmu KehutananPengembangan Hutan Tanaman Industri (HTI) merupakan salah satu program pemerintah untuk mengatasi kurangnya pasokan bahan baku kayu, namun dibutuhkan penelitian dan pengembangan mengenai model pertumbuhan tegakan terutama pada Eucalyptus urograndis. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun model pertumbuhan dan hasil pada tegakan Eucalyptus urograndis. Penelitian ini dilakukan di areal IUPHHK-HTI PT. Sumatera Riang Lestari Blok Sei Kabaro, pada tanaman rotasi 2 dan rotasi 3. Penelitian ini dilakukan pada 300 plot pengukuran untuk membangun model dan 211 pohon untuk volume individu. Analisa data dilakukan dengan metode statistik non linier untuk model pertumbuhan dan model allometrik Schumacher-Hall’untuk volume Parameter analisa model pertumbuhan adalah prediksi peninggi, kurva bonita, basal area, dbh, tinggi rata-rata, dan volume terpakai. Sedangkan untuk volume individu menggunakan parameter diameter per seksi dan tinggi. Simulasi menggunakan parameter panjang daur dan stok awal kayu. Model pertumbuhan menunjukkan perbedaan antara rotasi 2 dan rotasi 3 dimana terjadi penurunan 20,9% MAI pada rotasi 3. Sedangkan volume individu menunjukkan perbedaan antara kayu berkulit dan kayu kupas. Simulasi model pertumbuhan yang dilakukan menunjukkan panjang daur 5 tahun lebih baik diterapkan pada tegakan ini.
Development of Industrial Forest Plantation/Hutan Tanaman Industri (HTI) is one of the government programs to address the lack of wood supply as raw materials, but need support byresearch and development on growth and yield model especially on Eucalyptus urograndis. This research aimed to develop growth and yield model of Eucalyptus urograndis plantation. This research was done in IUPHHK-HTI PT. Sumatera Riang Lestari-Sei Kabaro for 2nd and 3rd rotation. Data was collected in300 plots and for individual tree volume use 211 trees as samples. Data analysis use statistical analysis which is non linier model for growth and yield, and Schumacher-Hall’s allometric model for individual tree volume. Parameter that used for these analysis were top height, basal area, dbh, mean height, and merchantable volume, and for individual tree use segmented diameter and height and also for simulation use rotation period and pre-stocking. Growth and yield model show there is decreasing MAI of 3rd rotation compared to 2nd rotation at 20.9%. For individual tree volume has differentiation between with bark wood and without bark wood. Simulation shows that 5 year rotation give better perfomance for the plantation.
Kata Kunci : pertumbuhan, hasil, model allometrik, Eucalyptus urograndis