Laporkan Masalah

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUASAN PENGGUNA AKHIR SISTEM INFORMASI SUMBER DAYA MANUSIA (STUDI KASUS DI BPK RI)

Agung Ardianto, Dr. Eng. Silmi Fauziati, S.T., M.T

2014 | Tesis | S2 Teknik Elektro

Semenjak tahun 2006, aplikasi Sistem Informasi Sumber Daya Manusia (SISDM) telah dipergunakan pegawai Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) untuk mendapatkan informasi dan mengelola data kepegawaiannya. Meskipun bersifat wajib (mandatory), sistem ini belum sepenuhnya digunakan oleh pegawai, yang dibuktikan dengan banyaknya data belum dimutakhirkan oleh para pegawai. Hal ini mengindikasikan bahwa SISDM belum dimanfaatkan secara maksimal atau bahkan terdapat banyak pegawai yang belum pernah mengaksesnya. Masih banyaknya pegawai yang belum memanfaatkan SISDM menimbulkan pertanyaan apakah sistem tersebut belum sesuai dan sulit untuk digunakan oleh penggunanya. Penelitian ini menggunakan modifikasi sebagian taksonomi yang terdapat dalam model keberhasilan sistem informasi. Selain itu dilakukan modifikasi dengan menambahkan Second Order Confirmatory Factor Analysis (CFA) terhadap variabel laten User Satisfaction. Modifikasi ini diharapkan dapat memberikan penjelasan yang lebih baik atas validitas dan reliabilitas dalam EUCS. Pengujian dilakukan dengan metode Structural Equation Modeling (SEM). Hasilnya menunjukkan bahwa kualitas sistem dan kualitas informasi berpengaruh terhadap perceived usefulness; kualitas informasi, kualitas layanan dan perceived usefulness berpengaruh terhadap kepuasan pengguna akhir. Sedangkan kualitas sistem tidak berpengaruh terhadap kepuasan pengguna akhir.

Since 2006, the application of Sistem Informasi Sumber Daya Manusia (SISDM) have used employee Audit Board of the Republic of Indonesia (BPK) to obtain the employment information and manage data. Although it is compulsory (mandatory), this system has not been fully used by employees, as evidenced by the number of data has not been updated by the employees. This indicates that the SISDM not fully utilized or even there are many employees who have never access it. There are still many employees who do not take advantage of SISDM raises the question of whether the system is not appropriate and difficult to use by users. This study used a modified partial taxonomy contained in the model of information system success. In addition to adding a modification of Second Order Confirmatory Factor Analysis (CFA) of the variable User Satisfaction. This modification is expected to provide a better explanation on the validity and reliability in EUCS. Testing was conducted using Structural Equation Modeling (SEM). The results showed that the quality of the system and the quality of information affects the perceived usefulness; quality of information, quality of service and perceived usefulness affect end-user satisfaction. While the system does not affect the quality of end-user satisfaction.

Kata Kunci : Sistem Informasi Sumber Daya Manusia, kepuasan pengguna akhir, kualitas sistem, kualitas informasi, kualitas layanan, perceived usefulness.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.