Aplikasi Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografi untuk Penentuan Lokasi Kawasan Industri di Kabupaten Karawang
RIA ARYATI, Karen Slamet Hardjo., S.Si.
2013 | Tugas Akhir | D3 PENGINDERAAN JAUH DAN SIGPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian lahan kawasan industri di Kabupaten Karawang dengan memanfaatkan data penginderaan jauh dan sistem informasi geografi, serta mengkaji ketelitian data penginderaan jauh untuk memperoleh parameter fisik lahan. Data penginderaan jauh yang digunakan yaitu Citra Quickbird, Citra Landsat dan Citra SRTM untuk memperoleh data parameter lahan yang berpengaruh terhadap penentuan lokasi kawasan industri. Tidak seluruh Kabupaten Karawang menjadi daerah penelitian, hanya lokasi yang diperuntukan untuk industri saja yang digunakan sebagai daerah penelitian berdasarkan Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Karawang, sehingga dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan pembuatan Rencana Dasar Tata Ruang. Penelitian ini menggunakan parameter fisik lahan dan parameter aksesibilitas untuk mengetahui lokasi yang sesuai untuk kawasan industri. Parameter fisik lahan yaitu penggunaan lahan, daya dukung tanah, kedalaman muka air tanah, kemiringan lereng, kerawanan banjir, tekstur tanah, dan drainase permukaan. Sedangkan parameter aksesibilitas yaitu jarak terhadap jalan utama, permukiman, sungai, fasilitas kesehatan, dan jaringan listrik. Parameter penggunaan lahan diperoleh melalui interpretasi Citra Quickbird. Parameter kedalaman muka air tanah dan daya dukung tanah diperoleh melalui pengukuran dilapangan serta pendekatan satuan lahan (penggunaan lahan dan bentuklahan), data bentuklahan diperoleh melalui interpretasi Citra Landsat. Parameter Kemiringan lereng diperoleh dari pengolahan Citra SRTM. Sedangkan Parameter yang diperoleh dari peta tematik meliputi rawan banjir, drainase permukaan, tekstur tanah, jarak terhadap jalan, permukiman, fasilitas kesehatan, jaringan listrik, dan sungai. Seluruh parameter didigitasi secara on screen dan diolah secara digital dengan menggunakan SIG. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pengharkatan berjenjang tertimbang dengan melakukan pengharkatan dan pembobotan pada setiap parameter yang digunakan. Hasil penelitian menunjukan ketelitian interpretasi citra pengginderaan jauh untuk penggunaan lahan yaitu 80% dan untuk bentuklahan yaitu 89,74%. Hasil dari pengolahan dan pemrosesan melalui sistem informasi geografi terdiri dari 5 kelas kesesuaian lahan yaitu kelas sangat sesuai memiliki luas 7,48 km 2 atau 1,28 %, kelas cukup sesuai memiliki luas 166,64 km 2 atau 28,53 %, kelas sesuai marginal memiliki luas 384,40 km 2 atau 65,82 %, kelas tidak sesuai saat ini memiliki luas 25,02 km 2 atau 4,28 %, dan kelas tidak sesuai permanen memiliki luas 0,46 km 2 atau 0,08 % dari luas keseluruhan kawasan peruntukan industri di Kabupaten Karawang.
-
Kata Kunci : Kawasan Industri, Kabupaten Karawang, Penginderaan Jauh, SIG.