PEMBUATAN CNC ELECTRO CHEMICAL MACHINING SERTA PENGUJIAN PERMESINAN PADA PEMBUATAN MULTI-LAYERED MICROFILTER DENGAN BENDA KERJA STAINLESS STEEL 204 TERISOLASI
YOGA BASUKI NUGROHO, Muslim Mahardika, S.T., M.Eng., Ph.D.
2014 | Skripsi | TEKNIK MESINPerkembangan teknologi permesinan dewasa ini semakin pesat seiring dengan kebutuhan. Salah satu teknologi permesinan untuk material dengan kekerasan tinggi seperti dalam aplikasi pembuatan Multi-Layered Microfilter adalah dengan menggunakan metode Electro Chemical Machining (ECM). Penggunaan metode ECM pada proses pembuatan Multi-Layered Microfilter lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan metode etching. Perpaduan antara ECM dengan Computer Numerically Controller (CNC) akan membuat tool bebas bergerak sehingga metode permesinan tidak hanya statis. Tegangan listrik merupakan parameter penting dalam suatu proses permesinan. Beda potensial mengakibatkan arus listrik mengalir yang akan digunakan untuk melakukan proses permesinan sehingga sangat menentukan lama atau tidaknya proses pembuatan sebuah produk. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui metode pembuatan Multi-Layered Microfilter yang tepat dan optimal. Penelitian ini menggunakan benda kerja stainless steel 204 sedangkan tool elektrode yang dipakai adalah kuningan. Proses pemakanan ECM dilakukan dengan proses elektrolisis di mana pembuangan logam terjadi karena pelarutan secara proses kimia dari benda kerja. Proses permesinan dilakukan dengan dua metode, yaitu tool elektrode statis dan dinamis. Proses pergerakan elektrode diprogram menggunakan G-code. Penelitian ini dilakukan dengan meneliti pengaruh tegangan listrik terhadap material removal rate, overcut dan surface roughness benda kerja. Tegangan yang digunakan adalah 10, 15 dan 20 volt. Elektrode yang dipakai saat permesinan statis berukuran 24 mm × 24 mm sedangkan saat permesinan dinamis berdiameter 4 mm. Dari hasil penelitian dapat diketahui sejauh mana pengaruh variasi tegangan listrik terhadap hasil pembuatan Multi-Layered Microfilter. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu nilai MRR paling tinggi didapat pada tegangan 20 volt dengan nilai 7,62 × 10-4 g/s. Hasil perhitungan overcut terkecil didapat pada tegangan 20 volt dengan nilai 0,173 mm sedangkan hasil pengujian surface roughness paling baik juga didapat pada tegangan 20 volt dengan nilai Ra 6,8 μm. Kesimpulan yang dapat diperoleh dari penelitian ini adalah tegangan optimal yang digunakan dalam pembuatan Multi-Layered Microfilter adalah pada tegangan 20 volt.
-
Kata Kunci : Electro Chemical Machining (ECM), material removal rate (MRR), overcut, surface roughness