Laporkan Masalah

PEMANFAATAN PENGINDERAAN JAUH DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFI UNTUK PEMETAAN DAERAH RAWAN KEKERINGAN DI KABUPATEN KARANGANYAR, PROVINSI JAWA TENGAH

M. TEGAR DIYATJATI UTOMO, Drs. Sudaryatno. MSi.

2014 | Tugas Akhir | D3 PENGINDERAAN JAUH DAN SIG

Kekeringan merupakan kurangnya persediaan air atau kelembaban yang bersifat sementara secara signifikan di bawah normal atau volume yang diharapkan untuk jangka waktu khusus. Adanya parameter fisik lahan seperti kelerengan, jenis tanah, curah hujan, dan bentuklahan dapat memberikan suatu informasi baru mengenai potensi kekeringan daerah Kabupaten Karanganyar. Sumber utama data utama yang digunakan pada penelitian adalah berupa data raster peta kelerengan skala 1:150.000, peta jenis Tanah skala 1:150.000, dan peta curah hujan skala 1:50.000 dari Bappeda Kabupaten Karanganyar serta Citra Landsat 8 Kabupaten Karanganyar liputan 20 Agustus 2013. Penelitian ini menggunakan metode digitasi, interpretasi, skoring, overlay dan klasifikasi kelas kerawanan kekeringan. Ketelitian interpretasi Landsat 8 untuk interpretasi bentuklahan adalah 83,3 %. Hasil tingkat kerawanan kekeringan pada daerah penelitian terdapat empat kelas, yaitu tingkat kerawanan rendah, sedang, tinggi dan sangat tinggi. Tingkat kerawanan rendah berada di Kecamatan Colomadu, Gondangrejo, Kebak Kramat, Jaten, Tasikmadu, Mojogedang bagian barat, dan karanganyar bagan barat. Luasan kerawanan kekeringan rendah adalah 22.800 ha. Tingkat kerawanan kekeringan sedang terdapat di bagian tengah daerah penelitian, meliputi Kecamatan Mojogedang bagian timur,Karanganyar bagian timur, Karangpandan, Jumantoro, Jumapolo, Jatipuro, Matesih, Jenawi bagian utara, Kerjo, Ngargoyoso bagian barat dan Tawang Mangu bagian timur. Kerawanan kekeringan sedang memiliki luas area 39.762 ha. Tingkat kerawanan kekeringan tinggi memiliki luasan 10.130 ha, dan terdapat di Kecamatan Kerjo bagian timur, Jenawi bagian tengah,Ngargoyoso bagian tengah, Tawang Mangu bagian tengah,dan Jatiyoso bagian timur. Kerawanan kekeringan sangat tinggi berada di bentuklahan gunungapi strato aktif, yang terdapat di Kecamatan Jenawi bagian timur, Ngargoyoso bagian timur, Tawang Mangu bagian timur, dan Jatiyoso bagian timur dengan luas area 7.498 ha.

-

Kata Kunci : Kekeringan, Kondisi Fisik Lahan, Overlay, Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografi


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.