Laporkan Masalah

MODEL PENGELOLAAN INFORMASI PADA KELOMPOK INFORMASI MASYARAKAT SESUAI KONSEP E-PARTICIPATION

ADI WINARNO, Ir. Lukito Edi Nugroho, M.Sc., Ph.D.

2014 | Tesis | S2 Teknik Elektro

Konsep politik demokrasi merumuskan adanya upaya -upaya untuk melibatkan masyarakat dalam partisipasi publik sebagai bagian dari proses tata kelola pemerintahan yang baik. Di Indonesia, salah satu upaya peningkatan partisipasi publik adalah digunakannya media TIK dalam organisasi kemasyarakatan, yang dikenal dengan istilah e-Participation. Upaya tersebut bukan tanpa kendala. Keterbatasan masyarakat mengembangkan organisasi kemasyarakatan dalam melaksanakan e- Participation ini membuat partisipasi publik tidak berjalan baik. Dalam penelitian ini, KIM (Kelompok Informasi Masyarakat) Desa Kebasen sebagai organisasi kemasyarakatan pengelola informasi dan pemberdayaan masyarakat sejak beberapa tahun lalu berupaya menggunakan TIK dan mengembangkan kegiatannya. Untuk memperoleh data bagaimana pengelolaan informasi oleh KIM ini dilaksanakan maka dilakukan penelitian kualitatif dengan cara wawancara, observasi, penelusuran dokumen, dan FGD. Tesis be rupa model melaporkan hasil penelitian yang dilaksanakan di KIM Desa Kebasen e-Participation berdasarkan model dari Kalampokis et.al. dari sisi ( stakeholder para pihak), proses partisipasi, dan media TIK yang digunakan. Di lapangan, media non-TIK (konvensional) ternyata masih bisa dan kerap dipakai dalam melakukan komunikasi dengan warga desa. Pengelolaan media TIK dan non-TIK ini secara simultan bisa menjangkau beragam lapisan masyarakat desa. Kerjasama antar para pihak makin meningkatkan efektifitas kinerja KIM ini dan perangkat kerja yang Dalam tesis ini, digunakannya. motivasi, manfaat, dan pemberdayaan juga ditemukan sebagai salah satu faktor kunci bagi suksesnya KIM dalam melaksanakan pengelolaan informasi sebagai bagian dari proses partisipasi publik.

Democratic p olitical concept urges all initiatives to include public in a participation as part of good governance process. In Indonesia, one of many efforts to increase public participation is to use ICT in public organization, known as e- Participation. Public limitations in developing this organization to do e- Participation has made public participation does not always . run smoothly Society Information Group (SIG) of Kebasen Village as one of the public organization with function to process the information and empower people has been using ICT tools for a couple of years to enhance its activities. In order to gather the information how SIG did its function so a qualitative research were conducted by doing interviews, observation, documents examination, and FGD. This theses reported the result of a research, which is a model, upon subject of SIG regarding the information processing based on e-Participation framework. Those resulted some specifications according s model from Kalampokis et.al.’ , stakeholder and ICT tools participation process, In fact, non- . ICT tools were still hold an important position in inter-stakeholder process of communication. We can effectively reach every layers of the village’s community using both of the media eously. The cooperation among stakeholder is believed as en simultan abler to increase SIG on behalf of its quality of work and the tools being used. In these theses, motivatition, benefit, and empowerment was also found as another success factor for the group being researched, on the field of information processing as a kind of public participation process.

Kata Kunci : KIM, e-Participation, proses partisipasi, media TIK.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.