Laporkan Masalah

UJI POTENSI ANTITUBERKULOSIS EKSTRAK AIR UMBI BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L) TERHADAP MULTI DRUGS RESISTANCE Mycobacterium tuberculosis SECARA IN VITRO

FEBI HAPSARI, dr. Tri Wibawa, Ph.D.

2013 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTER

Latar Belakang : Tuberkulosis (TB) hingga saat ini masih menjadi permasalahan global di bidang kesehatan. Pada tahun 2011 terdapat 8,7 juta kasus baru TB dengan angka kematian mencapai 1,4 juta. Indonesia merupakan negara dengan beban tinggi kasus TB, yaitu sebanyak 680.000 orang. Hal ini diperberat dengan adanya kasus Multi Drugs Resistance TB (MDR-TB). Di Indonesia, estimasi kasus MDR TB di antara kasus TB baru mencapai 1,9% dan 12% pada kasus terapi ulang. Adanya kasus MDR-TB ini mendorong para peneliti mencari anti-tuberkukosis baru. Salah satu bahan alam yang banyak terdapat di Indonesia dan akrab dengan masyarakat Indonesia sebagai tanaman obat adalah bawang merah. Tujuan : Mengetahui potensi anti tuberkulosis ekstrak air umbi bawang merah (Allium ascalonicum L) terhadap Multi Drugs Resistance Mycobacterium tuberculosis (MDRTB) dan Kadar Bunuh Minimum (KBM) secara in vitro. Metodologi : Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif eksperimental. Subjek penelitian ini adalah MDR-TB koleksi Laboratorium Tuberkulosis Mikrobiologi FK UGM. Penelitian ini dilakukan dengan metode kultur pada media Middlebrook 7H9 yang kemudian dikontakkan dengan ekstrak air umbi bawang merah dengan 6 tingkat konsentrasi. Selanjutnya diinkubasi selama 10 hari. Setelah itu, diinokulasikan ke media LJ dan diamati setiap minggu. Hasil : Ekstrak air umbi bawang merah memiliki potensi antituberkulosis terhadap MDR-TB dengan KBM <1,5% atau <0,03 g/ml.

Background : Tuberculosis (TB) is a global problem in health. In 2011, there are 8,7 million new cases and 1,4 million death. Indonesia is a high burden country with 680.000 cases. This become more difficult with the MDRTB cases. In Indonesia, estimation of MDR-TB cases is 1,9% among new cases and 12% among re-therapy cases. MDR-TB case encourage researcher to develop a new antituberculosis. One of natural product that available and familiar for Indonesian as a medicinal plant is onion. Objective : to know antituberculosis potency of aqueous extract of onion(Allium ascalonicum L) bulb to Multi Drugs Resistance Mycobacterium tuberculosis (MDR-TB) and the Minimum Bactericidal Concentration(MBC)in vitro. Method : This study use descriptive experimental design. The subject is MDR-TB from Tuberculosis Laboratory Microbiology Department FK UGM. This study was conducted using culture method in Middlebrook 7H9 medium then mixed with aqueous extract of onion bulb in 6 different concentration and incubated for 10 days. After that, it was inoculated in LJ medium and observed weekly. Result : The aqueous extract of onion bulb has antituberculosis potency to MDR-TB with MBC <1,5% or <0,03 g/ml.

Kata Kunci : bawang merah, kultur, media Lowenstein-Jensen(LJ), tuberculosis, MDR-TB, Allium ascalonicum, onion, culture, Lowenstein-Jensen(LJ) medium


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.