Laporkan Masalah

PEMBUATAN KATALIS Ni/AC DAN PEMAKAIANNYA UNTUK KONVERSI n-PENTANOL MENJADI ETER

URIA DWI PAWESTRI, Prof. Dr. Bambang Setiaji

2014 | Skripsi | KIMIA

Telah dilakukan penelitian pembuatan katalis Ni yang diembankan pada karbon aktif untuk dehidrasi n-pentanol menjadi senyawa eter. Pembuatan karbon dilakukan dengan cara menghaluskan tempurung kelapa dan diayak ukuran 60-80 mesh, kemudian dipanaskan pada temperatur 800 °C, dicuci dengan aseton, NH ₄ Cl, dan HCl, dikeringkan, diimpregnasi dengan NiCl Hasil analisis menunjukkan bahwa dengan adanya pencucian menggunakan NH ₄ Cl dan HCl 1 M, kandungan logam Ca, K, dan Fe dalam karbon aktif berkurang secara signifikan. Hasil adsorpsi amonia menunjukkan keasaman karbon aktif dan Ni/AC sebesar 2,956 dan 5,151 mmol/g. Aktivitas katalis Ni/AC yang paling tinggi tercapai pada temperatur 450 °C dengan jumlah katalis 10 gram menghasilkan 1,1-dipentoksi pentana sebanyak 74,49 % dan dipentil eter sebanyak 0,21%. 2 dan direduksi pada temperatur 400 °C dialiri gas hidrogen dengan laju alir 20 mL/menit. Kandungan logam Ca, K, dan Fe dalam karbon ditentukan dengan menggunakan AAS. Keasaman karbon aktif dan katalis ditentukan dengan adsorpsi amonia. Proses dehidrasi n-pentanol dengan katalis Ni/karbonaktif (Ni/AC) dilakukan dalam tanur listrik dengan variasi temperatur 200, 250, 300, 350, 400, 450 °C dan variasi jumlah katalis 6, 8, dan 10 gram, 40 mL n-pentanol, dengan dialiri N ₂ pada kecepatan 20 mL/menit sebagai gas pembawa. Hasil dehidrasi dianalisis dengan IR, GC, dan GC-MS.

Preparation of nickel catalyst supported on coconut shell activated carbon (Ni/AC) for n-pentanol dehydration converted to its ether has been performed. Activated carbon was prepared by grinding coconut shell carbon and sieved at 60- 80 mesh, then it was calcinated at 800 °C, washed by aseton, NH ₄ Cl and HCl, impregnated with NiCl Results of analyses showed that soaking into NH ₄ Cl and 1 M HCl, content of Ca, K, and Fe metals in activated carbon decreased significantly. Results of ammonia adsorption showed that acidity of activated carbon and Ni/AC catalysts were 2,956 and 5,151 mmol/g, respectively. The highest catalytic activity was shown by 10 gram Ni/AC catalyst at temperature 450 °C, where the result of conversion of n-pentanol into 1,1-dipentoksi pentane was 74,49 % and dipenthyl ether was 0,21%. 2, and reduced at 400 °C using hydrogen gas at flow rate of 20 mL/minute. Contents of Ca, K, and Fe in the carbon were determined using Atomic Absorption Spectroscopy (AAS). Acidity of the activated carbon and catalyst was determined using ammonia adsorption. Dehydration process of npentanol using Ni/AC catalyst was carried out in an electric furnace at temperature variation of 200, 250, 300, 350, 400, and 450 °C, and variation of the amount of catalyst of 6, 8, 10 gram, 40 mL n-pentanol, using N ₂ at flow rate 20 mL/minute as a carrier gas. Results of the dehydration were analized by IR, GC, and GC-MS methods.

Kata Kunci : Dehidrasi katalitik, n-pentanol, 1,1-dipentoksi pentana, dipentil eter, Ni/AC.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.