ANALISIS HUBUNGAN KAUSALITAS ANTARA PERTUMBUHAN BELANJA MODAL DENGAN PERTUMBUHAN EKONOMI (Studi Empiris pada Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota Di Kalimantan Barat Tahun 2007-2011)
Fatha Rachmana, Prof. Dr. Abdul Halim, M.B.A., Akt.
2013 | Tesis | S2 Ilmu Akuntansi/Akuntansi TerapanPenerapan konsep otonomi daerah, membuat pemerintah daerah (Pemda) di seluruh Indonesia mendapatkan peluang untuk lebih meningkatkan kemajuan pembangunan perekonomian di daerahnya masing-masing, tidak terkecuali di Pemerintah Daerah Kabupaten Kota Di Provinsi Kalimantan Barat. Pembangunan ekonomi daerah merupakan bagian dari integral pembangunan nasional, yang merupakan upaya untuk meningkatkan kapasitas Pemerintah Daerah sehingga tercipta suatu kemampuan yang handal dan profesional dalam menjalankan serta memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Kesuksesan Pemerintah Daerah dalam melaksanakan pembangunan ekonomi, dapat dilihat dari pertumbuhan ekonomi yang di capai oleh daerah. Secara teoritis alokasi Belanja Modal oleh Pemerintah Daerah merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi. Penelitian ini memiliki tujuan yakni membuktikan secara empiris hubungan kausalitas antara pertumbuhan belanja modal dengan pertumbuhan ekonomi pada Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Barat tahun 2007 sampai 2011. Sampel dalam penelitian ini berupa Laporan Realisasi APBD (LRA) dan data Pertumbuhan Ekonomi dari Tahun 2007 sampai 2011. Selanjutnya dilakukan analisis Granger Causality. Kegunaannya untuk menentukan pola hubungan kausalitas antara Belanja Modal dan Pertumbuhan Ekonomi. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan teknik analisis Granger Causality maka hasil yang diperoleh: Hipotesis terdukung karena terdapat hubungan kausalitas satu arah yaitu pertumbuhan belanja modal mempengaruhi pertumbuhan ekonomi untuk tahun 2007 sampai 2011. Hal ini ditunjukkan dari nilai probabilitas pertumbuhan belanja modal mempengaruhi pertumbuhan ekonomi sebesar 0.0202, yang lebih kecil dari α = 0.05.
Application of the concept of regional autonomy, local governments in Indonesia to get the opportunity to further enhance economic development progress in their respective regions, not least in the city / district government In West Kalimantan Province. Regional economic development is an integral part of national development, which is an effort to increase the capacity of local government in order to create a reliable and professional capability in running and providing excellent service to the people. The success of the local government in implementing economic development, can be seen from the economic growth achieved by the region. Theoretically allocation of capital expenditures by local governments is one of the factors that may affect economic growth. The purpose of this study demonstrate empirically the causality relationship between growth in capital spending and economic growth in the district / city in West Kalimantan between 2007 and 2011. The sample in this study from budget realization report (LRA ) and the economic growth data 2007 to 2011. Furthermore, the Granger Causality analysis. Usefulness to determine the pattern of causality between capital expenditure and economic growth. Based on the results of the study using Granger Causality analysis technique, the results obtained: Hypothesis supported because there is a one way causality is growth capital expenditures affects economic growth for 2007 to 2011. It is shown from the value of the probability of growth capital expenditures affects economic growth by 0.0202, which is smaller than α = 0.05 level.
Kata Kunci : Belanja Modal dan Pertumbuhan Ekonomi