Laporkan Masalah

TERJEMAHAN CERITA PENDEK SUPAIN INU NO IE KARYA SATO HARUO

FAIZA NISKURLI DAIKA SARI, Drs. Mulyadi, M.A.

2014 | Tugas Akhir | D3 BAHASA JEPANG

Tugas akhir ini merupakan terjemahan dari cerita pendek yang berjudul Supain Inu No Ie karya Sato Haruo. Cerita pendek ini berisi tentang perjalanan seseorang yang memiliki anjing ras spanyol yang dia anggap sangat pintar ke sebuah hutan yang asing. Di dalam hutan itu, dia menemukan rumah yang bergaya barat dan dijaga oleh seekor anjing spanyol juga. Dan dimulailah segala keanehan yang dirasakan oleh orang tersebut. Di dalam proses penerjemahan, penulis menggunakan metode komunikatif. Melalui metode ini penulis berusaha menerjemahkan teks sumber ke dalama teks sasaran dengan setepat mungkin dan tidak menghilangkan makna konstektualnya. Sehingga baik isi maupun bahasanya mampu dipahami dengan baik oleh pembaca. Selama proses penerjemahan cerpen Supain Inu No Ie karya Satou Haruo ini, penulis menemukan beberapa kendala yang dirasa cukup memberatkan proses penerjemahan. Misalnya dalam hal pemilihan diksi yang cocok agar mudah dipahami oleh target pembaca. Contohnya seperti kata hitzumekajiya yang diterjemahkan oleh penulis menjadi “toko pandai besi pembuat tapal kuda”. hitzume sendiri berarti tapal kuda, sedangkan kajiya adalah pandai besi. Selain itu, juga dalam hal tata bahasa dan kalimat majemuk dalam bahasa Jepang yang dirasa penulis susah untuk diartikan ke dalam bahasa sasaran. Misalnya dalam kalimat pada baris kedua dari paragraf pertama teks asli, yaitu kono inu wa hijou ni inu de, watashi no nenrai no tomodachi de aru ga, watashi no tsuma nado wa mochiron daitasuu no ningen nadoyori yohodo kashikoi, to watashi wa shinjiteiru. Dalam kalimat tersebut terdiri dari satu induk kalimat dan tiga anak kalimat. Cara mengurutkan kalimatnyalah yang dirasa sulit oleh penulis. Sehingga membutuhkan berkali-kali proses memadu-padankan kalimat tersebut agar mudah dipahami oleh para pembaca. Lalu penulis menerjemahkannya seperti ini: anjing ini, adalah anjing yang sangat pintar, dia sudah menjadi temanku beberapa tahun ini, dan aku yakin dia lebih pintar dari istriku maupun kebanyakan orang lainnya. Oleh karena itu, solusi yang diterapkan oleh penulis adalah memperluas tata bahasa buku pegangan yang digunakan, tidak hanya tata bahasa tetapi juga tingkat tingkat menengah dasar dan atas. Selain itu, penulis juga meminta saran dari target pembaca untuk memberitahu penggunaan diksi yang sesuai agar mudah dipahami.

This graduation paper is a translation of a short story entitled Supain Inu No Ie by Haruo Sato. The short story is about the journey of a person, who has a very smart dog that he considers as the Spanish race, to a strange forest. In that forest, he finds a western-style house that is guarded by a Spanish dog as well. Therefore, all the weirdness that is felt by people begins. In the translation process, the writer uses communicative method. Through this method the writer attempts to translate the source text into the target text as precisely as possible and does not eliminate the meaning. Therefore, both the content and the language are able to be understood by readers. During the translation process of Haruo Satou's Supain Inu No Ie, the writer finds several obstacles that are considered as burdensome process of translation, for example in choosing the appropriate diction to be easily understood by the target audience. For instance, hitzumekajiya is translated by the writer into a “toko pandai besi pembuat tapal kuda”. hitzume itself means horseshoe, while Kajiya was a blacksmith. In addition, the writer experiences difficulties in translating the grammar attached in compound sentences into the target language. For example, the sentence on the second line of the first paragraph of the original text, “hijou ni wa kono inu inu de , watashi no tomodachi de aru nenrai no ga , watashi no tsuma nado wa ningen no mochiron daitasuu nadoyori yohodo kashikoi, to watashi wa shinjiteiru” consists of one main clause and three relative clause. How to sort this sentence is deemed difficult by the writer. Thus, the translation process requires several times of mixing and matching the sentence to be easily understood by the reader. Therefore, the writer translates it as “anjing ini, adalah anjing yang sangat pintar, dia sudah menjadi temanku beberapa tahun ini, dan aku yakin dia lebih pintar dari istriku maupun kebanyakan orang lainnya”. Therefore, the solution implemented by the writer is extending grammar handbooks that are used, not only the basic grammar but also the intermediate and advance level. In addition, the writer also applies the suggestion gotten from the target readers in the term of choosing the suitable and understandable diction.

Kata Kunci : Satou Haruo, Supain Inu No Ie, Terjemah


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.