MANAJEMEN RADIO SIARAN DAN TRANSISI INSTITUSI (Studi Deskriptif Manajemen Media Radio Kampus yang Berubah Menjadi Radio Komersil)
FACHNIA DWI ZETTIRA, WISNU MARTHA ADIPUTRA, S.I.P, M.Si
2013 | Tugas Akhir | Ilmu KomunikasiPerkembangan dan kemajuan teknologi komunikasi serta keinginan masyarakat yang begitu tinggi untuk mendapatkan informasi maupun hiburan terbaru membuat media semakin berkembang. Salah satu media yang bisa memfasilitasi adalah media radio. Banyaknya minat mendengarkan media radio dan pertumbuhan ekonomi membuat radio tumbuh dan berkembang menjadi sebuah industri yang cukup pesat. Hal ini terlihat dari semakin banyak stasiun radio baru yang bermunculan, baik dari radio kampus yang berbasis mahasiswa maupun radio swasta yang bersifat komersil. Terlebih lagi semenjak adanya perubahan undang-undang penyiaran pada reformasi tahun 1998. Perbedaan yang muncul antara stasiun radio komunitas berbasis kampus dengan radio swasta komersil diantaranya adalah perbedaan sistem undang-undang yang mengatur hak dan kewajiban masing-masing stasiun radio dan juga pengelolaan manajemen dalam suatu radio. Dalam pengelolaan radio kampus menemukan beberapa masalah, baik personal dan institusional. Maka, radio kampus semakin ingin menjadikan radionya berubah menjadi radio komersil. Oleh karena itu, menarik untuk melihat lebih jauh lagi kepada perubahan manajemen media yang terjadi dalam suatu radio kampus yang dikelola mahasiswa yang berubah menjadi radio swasta komersil. Penelitian studi deskriptif ini lebih melihat bagaimana keberlangsungan radio kampus Yogyakarta terhadap perubahan statusnya menuju sistem radio swasta komersial dan perubahan secara signifikan terhadap perubahan manajemen media (sumber daya manusia, sumber daya pesan, sumber daya dana dan sumber daya teknologi) dengan menggunakan analisis SWOT (Strenghts, Weaknesses, Oportunities and Threats Analysis). Penelitian ini menunjukkan pengalaman dan pembelajaran di industri media dari orang-orang yang berada di dalam ketika radio ini masih menjadi radio komunitas sampai sekarang membuat keberlangsungan Radio Swaragama semakin kokoh dan mempunyai strategi manajemen yang baik.
Advancement in information technology and high demand from the society have made electronic media to develop further. One form of electronic media which facilitate public demand for information and entertainment is radio. Radio businesses have grown rapidly because of economic growth and increasing public interest. In several major cities in Indonesia, the competition is quite intense. This can be seen from the number of new radio appeared in those cities, starting from small campus radios, to large commercial radios. All of this happened after the amendment of broadcasting law in year 1998. The difference between campus-based community radios with commercial radios lies on the regulations and laws that regulate the rights and obligations and also management of those radios. It is not uncommon for a campus radio to transform itself into a commercial radio when it encounters problems in the management of its radio, either in its personnel or institutional aspect. It is thereby interesting to see what happened to the media management of a campus radio which originally runs by college students but finally turned into a commercial radio. This description study looks at the existence of a Yogyakarta campus radio and its status change into a commercial radio and the significant change in media management (human resource, messaging, finance, and technology) using SWOT (Strenghts, Weaknesses, Opportunities and Threats) analyses. This study shows that the experiences and lesson learned of the staffs who are still working then when the radio was still a campus radio, makes Swaragama Radio a strongly managed radio with a good management strategy.
Kata Kunci : Radio, Manajemen Media, Studi Deskriptif