ANALISIS NEUTRONIK DESAIN TARGET IRADIASI BENTUK PELAT UNTUK PRODUKSI RADIOISOTOP 99Mo
ANGGA TARUNA SANJAYA, Dr.-Ing Sihana
2014 | Skripsi | TEKNIK NUKLIRTelah dilakukan penelitian mengenai desain target iradiasi bentuk pelat untuk produksi 99 Mo dengan material U3Si2-Al. Studi dilakukan dengan menggunakan metode Monte Carlo untuk melakukan perhitungan kritikalitas teras RSG-GAS dan aktivitas radioisotop 99 Mo hasil iradiasi. Parameter yang dianalisis adalah kritikalitas teras dan aktivitas radioisotop yang dihasilkan. Bahan yang digunakan adalah model teras RSG-GAS dan pelat target dengan meat berupa U3Si2-Al serta cladding dengan material AlMg2. Nilai keff awal teras RSG-GAS sebelum dilakukan iradiasi adalah 1,00721 dengan standar deviasi sebesar 0,00241. Optimasi desain adalah dengan memvariasikan ketebalan pelat target, pengkayaan 235 U target, waktu iradasi serta posisi iradiasi dalam teras RSG-GAS. Variasi ketebalan adalah 0,9mm, 1mm, dan 1,1mm. Variasi pengkayaan sebesar 19,75%, 15%, 10%, 5%, dan 0,7%. Perhitungan dilakukan dengan Burn-up terhadap target. Dari perhitungan didapatkan desain optimal yaitu target dengan tebal 1mm, pengkayaan 19,75% dan waktu iradiasi selama 5 hari. Posisi iradiasi ideal untuk melakukan iradiasi pelat target adalah posisi IP. Desain tersebut menghasilkan yied radioisotop 99 Mo sebesar 245,1 Ci dan keff teras RSG-GAS 1,01022.
A study has been performed in Plat Target Design for Mo Production with Low Enriched Uranium. The research was performed by using the Monte Carlo method in doing criticality calculations of RSG-GAS and radioisotope activity 99 Mo irradiated. Parameters that were analyzed were core criticality and activity of radioisotopes produced. The materials used were a model of RSG-GAS porch and a plate target with meat U3Si2-Al and cladding with AlMg2 material. Initial value of keff RSG-GAS before irradiation was 1.00721 with a standard deviation was 0.00241. 235 Optimation designs by varying the thickness of the plate target, enrichment of U as target meat, irradiation time and the position in RSG-GAS. Variations of thickness were 0.9 mm, 1 mm, and 1.1 mm. Variations enrichment were 19.75%, 15%, 10%, 5%, and 0.7%. Calculation was performed by Burn-up to the target. From the calculation indicated that the optimal design thickness was 1 mm, 19.75% enrichment and the irradiation time was 5 days. Ideal position to do the irradiation of plate target was the IP position. The design produced yield radioisotopes of 99 Mo was 245.1 Ci and keff of RSG-GAS was 1.01022.
Kata Kunci : produksi 99 Mo, pelat target, pengkayaan, ketebalan, waktu iradiasi.