Laporkan Masalah

KANDUNGAN PIGMEN DAN KERAGAMAN MAKROALGA DI PANTAI SEPANJANG, GUNUNGKIDUL, D. I. YOGYAKARTA

RISWI HARYATFREHNI, Dr. Rarastoeti Pratiwi, M.Sc.

2013 | Skripsi | BIOLOGI

Penelitian tentang pigmen untuk keperluan dalam bidang industri, makanan, maupun obat-obatan menjadi kajian yang menarik sehingga eksplorasi sumber pigmen perlu ditingkatkan. Makroalga merupakan salah satu organisme fotosintetik sehingga berpotensi menjadi sumber pigmen. Pantai Sepanjang merupakan pantai di D.I. Yogyakarta yang memiliki garis pantai terpanjang dan ditutupi oleh makroalga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui spesies makroalga yang berpotensi menjadi sumber pigmen melalui analisis kandungan pigmen dan persen penutupan spesies makroalga. Studi keragaman dan persen penutupan dilakukan pada bulan September dan Desember 2013 menggunakan metode garis transek. Persen penutupan makroalga dihitung dengan kuadrat plot pada 40 titik sampling yang terletak 10, 20, dan 30 m dari garis pantai. Cladophora sp., Chaetomorpha crassa, Ulva fasciata (Chlorophyta), Gracilaria salicornia, Laurencia papillosa, Gracilaria verrucosa (Rhodophyta), Sargassum crassifolium, dan Padina australis (Heterokontophyta) dicuplik untuk dianalisis kadar pigmennya menggunakan metode spektrofotometri. Hasil menunjukkan bahwa Cladophora sp. dan Chaetomorpha crassa berpotensi sebagai sumber klorofil, Gracilaria verrucosa dan Laurencia papillosa berpotensi sebagai sumber fikoeritrin, sedangkan Sargassum crassifolium dan Padina australis berpotensi sebagai sumber fucoxanthin. Jumlah spesies makroalga yang terdapat di Pantai Sepanjang adalah 36 spesies, terdiri dari 13 spesies anggota Chlorophyta, 21 spesies anggota Rhodophyta, dan 2 spesies anggota Heterokontophyta.

Research on pigments for industrial, food, and medical purposes becomes a fascinating area so exploration of pigment source needs to be improved. Macroalgae is a photosynthetic organism that could be source of pigment. Sepanjang Beach is one of beaches in Yogyakarta which has the longest coastline and covered by macroalgae. This study aimed to determine species of macroalgae that could be a potential source of pigment by analysis of diversity and percent coverage of macroalgae and its pigment content. Studies on diversity and percent coverage were conducted in September and December 2013 using line transect method. Percent coverage were calculated at 40 sampling points of 10, 20, and 30 m from the coastline. Cladophora sp ., Chaetomorpha crassa, Ulva fasciata (Chlorophyta), Gracilaria salicornia, Laurencia papillosa, Gracilaria verrucosa (Rhodophyta), Sargassum crassifolium, and Padina australis (Heterokontophyta) were sampled for pigment analysis using spectrophotometry method. The result showed that Cladophora sp. and Chaetomorpha crassa were potencial as source of chlorophyll, Gracilaria verrucosa and Laurencia papillosa were potencial as a source of phycoerythrin, while Sargassum crassifolium and Padina australis contained higher of fucoxanthin. There were 36 species of macroalgae in Sepanjang Beach consist of 13 species member of Chlorophyta, 21 species member of Rhodophyta, and 2 species member of Heterokontophyta.

Kata Kunci : makroalga, keragaman, persen penutupan, pigmen.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.