Laporkan Masalah

PENDUGAAN LUAS BIDANG DASAR (LBDS) TEGAKAN JATI (Tectona grandis L.f.) DI BAGIAN DAERAH HUTAN (BDH) PLAYEN KPH YOGYAKARTA MENGGUNAKAN CITRA SATELIT RAPIDEYE

MERLINDA KRESTI, Wahyu Wardhana, S.Hut., M.Sc.

2014 | Skripsi | MANAJEMEN HUTAN

KPH Yogyakarta bertugas mengatur segala perencanaan dan pengelolaan hutan yang ada di wilayahnya. Sumber informasi yang dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas perencanaan dan pengelolaan hutan tersebut dapat diperoleh melalui kegiatan inventarisasi hutan. Salah satu output dari kegiatan inventarisasi hutan ini adalah mengetahui Luas Bidang Dasar (LBDS). Efektifitas kegiatan inventarisasi hutan di KPH Yogyakarta memerlukan penerapan teknologi penginderaan jauh yang dapat mendukung dalam inventarisasi LBDS. Penelitian dilakukan di BDH Playen, KPH Yogyakarta. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola struktur tegakan di BDH Playen, menentukan parameter transformasi citra yang dapat digunakan sebagai variabel penduga LBDS, dan menyusun model penduga LBDS berdasarkan parameter transformasi citra. Parameter transformasi citra yang digunakan adalah NDVI, EVI, OSAVI, dan MSAVI2 yang nantinya dapat dipakai dalam model pendugaan LBDS. Dalam penentuan sampel diterapkan metode two stage sampling dan analisis yang dipakai untuk memperoleh bentuk persamaan dalam pendugaan LBDS adalah analisis regresi dimana variabel dependen adalah LBDS dan variabel independen adalalah nilai hasil transformasi citra. Struktur tegakan di BDH Playen merupakan tegakan jati seumur. Parameter transformasi citra yang dapat digunakan sebagai variabel penduga LBDS adalah MSAVI2 dan model penduga LBDS berupa y = 3,2227 + 0,6381x, dimana y adalah LBDS dan x adalah nilai MSAVI2 dan diperoleh hasil uji validasi R2 = 0,7186; RMSE = 0,633363; SA= -3,10478%; dan SR= 0,14113%.

The duty of KPH Yogyakarta is to organize all of forest planning and management in its area. The information source needed to improve the quality of forest planning and management can be obtained through forest inventory. One of the outputs of forest inventory is stand basal area (LBDS). The effectiveness of forest inventory needs implementation of remote sensing supporting LBDS inventory. The research was conducted in BDH Playen, KPH Yogyakarta. The purposes of this research were to know the pattern of stand structure in BDH Playen, determined the parameters of satellite imagery transformation used as LBDS predictor variable, and construct LBDS prediction model based on imagery transformation as predictor variable. The parameters of imagery transformation applied are NDVI, EVI, OSAVI, and MSAVI2 could be used in LBDS prediction model. In the sampling determination applied two stage sampling method and the analysis used to obtain the equation of LBDS prediction is regression analysis with the dependent variable is LBDS and the value of imagery transformation as independent variable. The stand structure in BDH Playen was evenaged teak stand. The parameter of imagery transformation could be used as LBDS predictor variable was MSAVI2 and LBDS prediction model was y = 3,2227 + 0, 6381x, where y was LBDS and x was the value of MSAVI2, and validation test results are R2 = 0,7186; RMSE = 0,633363; SA =-3,10478%; and SR = 0,14113%.

Kata Kunci : model pendugaan LBDS, penginderaan jauh, two stage sampling, analisis regresi.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.